KPOTI Siapkan Kompetisi Berjenjang untuk Olahraga Tradisional
- 04 Sep 2026 12:27 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) menyiapkan kompetisi berjenjang untuk mengembangkan olahraga tradisional. Langkah tersebut diarahkan agar anak-anak terbiasa memainkan olahraga tradisional melalui metode kompetisi yang berkelanjutan.
Ketua Bidang 1 Organisasi, Perlindungan dan Penelitian KPOTI Pusat, Chairul Umam, S.Pd., M.Pd., mengatakan pengembangan olahraga tradisional tidak berorientasi langsung pada penciptaan atlet. Menurutnya, upaya tersebut berada dalam ranah pengembangan kebudayaan melalui metode kompetisi yang terstruktur.
"Kalau di ranah Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan, kita tidak menciptakan atlet, itu sudah ranah pengembangan. Jadi bagaimana memadukan kebudayaan ini dalam satu metode kompetisi berjenjang dan berkelanjutan," ujarnya kepada RRI, Kamis, 3 September 2026.
Chairul mengatakan kompetisi tersebut nantinya dapat dimulai dari tingkat bawah hingga tingkat kota dan berlanjut ke tingkat nasional. KPOTI juga mendorong kolaborasi dengan asosiasi internasional untuk memperluas pengembangan olahraga tradisional.
"Orientasinya tidak prestasi, tapi bagaimana anak-anak bisa memainkan dengan metode kompetisi yang berjenjang. Nanti kita akan berjenjang dari tingkat bawah, tingkat kota, kemudian fokusnya tingkat nasional, bahkan kita juga mendorong kolaborasi dengan asosiasi-asosiasi internasional," katanya.
Baca juga: KPOTI Dorong Pelestarian Olahraga Tradisional Melalui Kolaborasi Kampus
Selain pengembangan olahraga tradisional, KPOTI juga menjalankan sejumlah langkah berdasarkan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan. Langkah tersebut meliputi perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, hingga pembinaan sumber daya manusia.
Chairul menjelaskan, tahap perlindungan dilakukan dengan mendata dan mendokumentasikan seluruh permainan serta olahraga tradisional. Sementara pengembangan dilakukan melalui kajian kampus mengenai potensi permainan tradisional untuk pendidikan maupun pengembangan UMKM dan produk kreatif.
"Bagaimana pengembangan UMKM di daerah, kita dorong setiap daerah untuk mendata pengrajin-pengrajin yang ada di daerah tersebut, kemudian kita dorong, kita angkat, membuat produk-produk kreatif dan kita bantu juga untuk menghidupkan komunitas di grassroot," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....