KPU Kabupaten Cirebon Ajak Warga Tidak Apatis Terhadap Politik
- 26 Agt 2026 17:10 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – KPU Kabupaten Cirebon berharap masyarakat memahami hak pilih dan tidak bersikap apatis terhadap politik agar partisipasi demokrasi dapat semakin kuat pada pemilu dan pemilihan mendatang. Harapan tersebut disampaikan melalui Sekolah Demokrasi Caruban Nagari yang diarahkan untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menggunakan satu suara secara sadar serta memahami dampak pilihan politik terhadap kehidupan selama lima tahun.
Ketua KPU Kabupaten Cirebon Esya Karnia Puspawati mengatakan memilih merupakan hak setiap warga negara yang memiliki nilai sama tanpa membedakan latar belakang masyarakat. “Harapan besarnya adalah masyarakat Kabupaten Cirebon secara khusus dan secara umumnya masyarakat di Indonesia itu mengerti akan haknya, bahwa datang ke TPS itu ada 1.000 konsekuensi yang nanti akan kita alami selama lima tahun ke depan,” ujar Esya, Senin, 24 Agustus 2026.
Menurut Esya, setiap warga memiliki kedudukan yang sama dalam memberikan suara, baik dari sisi kondisi ekonomi, jenis kelamin, maupun kondisi fisik. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak menganggap hak pilih sebagai sesuatu yang tidak penting dan menggunakan kesempatan tersebut secara bertanggung jawab.
KPU Kabupaten Cirebon juga mengingatkan masyarakat agar tidak apatis terhadap politik karena berbagai kebutuhan yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan kebijakan politik. Esya mengatakan pakaian yang digunakan masyarakat, gaji yang diterima, hingga pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari dampak kebijakan politik yang dibuat melalui proses pemerintahan.
Untuk memperkuat kesadaran tersebut, Sekolah Demokrasi Caruban Nagari menjadi salah satu upaya KPU Kabupaten Cirebon dalam membangun masyarakat yang lebih terdidik dan memahami demokrasi. Program ini juga akan membentuk Agen Demokrasi yang dapat memberikan edukasi kepada masyarakat di lingkungan masing-masing, termasuk melalui media sosial.
Esya berharap para Agen Demokrasi mampu menyebarkan informasi dan pemahaman demokrasi kepada generasi muda yang tumbuh sebagai digital native. Edukasi melalui media sosial diharapkan dapat menjadi cara untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas sekaligus mendorong penggunaan media sosial secara bijak dalam konteks demokrasi.
Masyarakat juga diharapkan memahami bahwa demokrasi tidak hanya berkaitan dengan kedatangan ke TPS, tetapi juga kesadaran untuk menentukan pilihan berdasarkan pengetahuan dan hati nurani. Dengan pemahaman tersebut, KPU berharap partisipasi masyarakat dapat tumbuh secara sadar dan tidak hanya muncul karena kepentingan politik sesaat.
Melalui Sekolah Demokrasi Caruban Nagari, KPU Kabupaten Cirebon menargetkan terbentuknya budaya demokrasi yang lebih sehat, aktif, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat. Penguatan kesadaran politik sejak sekarang diharapkan dapat menjadi bekal masyarakat dalam menghadapi Pemilu 2029 dan pemilihan berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....