Disbudpar Dorong Pengembangan Batik Cirebon sebagai Kebanggaan Daerah
- 02 Okt 2026 16:57 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon mendorong pengembangan batik lokal melalui program pelestarian, pemanfaatan, pengembangan, dan pembinaan. Upaya tersebut diarahkan untuk menjaga keberadaan Batik Trusmi dan Batik Ciwaringin sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Cirebon.
Pamong Budaya Ahli Muda Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Iman Hermanto, M.Pd., mengatakan aspek kebudayaan menjadi fokus utama Disbudpar dalam mendukung keberlangsungan batik daerah. Sementara program yang berkaitan dengan pemasaran dan e-commerce berada pada kewenangan perangkat daerah lain yang menangani perdagangan dan perindustrian.
“Di bidang kebudayaan itu sendiri, kita secara rutin mengenalkan pelestarian, pemanfaatan, pengembangan, dan pembinaan, salah satunya batik sebagai salah satu unsur kebudayaan yang ada di Kabupaten Cirebon,” ujar Iman saat dihubungi oleh RRI, Kamis, 30 September 2026.
Iman menjelaskan, Batik Trusmi dan Batik Ciwaringin merupakan bagian dari budaya kemahiran membatik yang berkembang di Kabupaten Cirebon. Penguatan pada aspek kebudayaan dilakukan melalui berbagai kegiatan untuk menjaga keberadaan sekaligus mengembangkan batik sebagai warisan budaya daerah.
Menurutnya, momentum Hari Batik Nasional dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap batik khas Cirebon. Batik Trusmi memiliki beragam motif, termasuk sejumlah motif yang telah mendapatkan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI.
Iman berharap pengakuan tersebut dapat mendorong batik Cirebon semakin dikenal masyarakat luas. Hal serupa juga diharapkan terjadi pada Batik Ciwaringin yang saat ini terus berkembang dan semakin dikenal sebagai salah satu batik khas Kabupaten Cirebon.
“Dengan telah ditetapkannya menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia, kita lebih termotivasi lagi untuk mengenalkan dan mengembangkan batik Cirebon sebagai salah satu kebanggaan buat Cirebon maupun buat Indonesia,” katanya.
Ia menambahkan, pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia menjadi dorongan bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus menjaga keberadaan batik lokal. Pelestarian tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan pengembangan batik agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....