Dapur Umum BPBD Dukung Logistik 200 Personel di TPSA Ciniru

  • 16 Agt 2026 20:30 WIB
  •  Cirebon
Poin Utama
  • Dapur umum BPBD Kabupaten Kuningan mulai beroperasi penuh di sekitar TPSA Ciniru, Kecamatan Jalaksana, untuk mendukung operasi penanganan kebakaran.
  • Fasilitas dapur umum melayani kebutuhan makan dan minum sekitar 200 personel gabungan yang terlibat dalam penanganan kebakaran.
  • Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, menyatakan dapur umum berfungsi sebagai pusat pelayanan konsumsi bagi semua personel penanganan bencana.

RRI.CO.ID, Kuningan - Dapur umum Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Kuningan mulai beroperasi penuh di sekitar TPSA Ciniru, Kecamatan Jalaksana. Fasilitas ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan makanan dan minuman sekitar 200 personel gabungan yang sedang memadamkan kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, mengatakan dapur umum tersebut difungsikan sebagai pusat pelayanan konsumsi bagi seluruh personel yang terlibat dalam penanganan kebakaran. “Kehadiran posko logistik ini secara khusus difungsikan untuk melayani dan menutup seluruh kebutuhan makan maupun minum para elemen yang bertugas di lokasi kejadian,” ujar Ibe, Minggu, 16 Agustus 2026.

Baca juga: Titik Panas Masih Terdeteksi, TPSA Ciniru Belum Sepenuhnya Aman

Menurutnya, pendirian dapur lapangan sebenarnya telah direncanakan sejak awal penanganan kebakaran. Namun, operasionalnya baru dapat dimaksimalkan pada Jumat setelah dilakukan penyesuaian penataan dan pembagian personel di lapangan.

Distribusi makanan dan minuman dilakukan secara terpusat untuk memastikan kebutuhan logistik seluruh unsur tim gabungan terpenuhi secara merata. Dengan dukungan tersebut, personel di lapangan dapat lebih fokus menjalankan proses pemadaman dan penanganan dampak kebakaran.

Kebakaran TPSA Ciniru mulai terjadi pada Rabu. Kobaran api kemudian meluas akibat kondisi tumpukan sampah yang terbakar serta hembusan angin kencang. Area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar lima hektare.

Baca juga: Kebakaran TPSA Ciniru meluas, Titik Panas Capai 80 Derajat Celsius

BPBD memastikan layanan dapur umum akan terus disesuaikan dengan kebutuhan operasi penanganan kebakaran. Pemenuhan konsumsi menjadi bagian penting dari dukungan operasional mengingat sekitar 200 personel masih harus bersiaga di lokasi.

Para personel terbagi ke dalam sejumlah regu untuk menghadapi medan ekstrem di area TPSA Ciniru. Mereka harus terus bekerja di tengah asap pekat sembari mewaspadai potensi bara api di dalam tumpukan sampah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....