PMI Kuningan Bergerak, Dukung Penanganan Kebakaran TPA Ciniru
- 15 Agt 2026 19:26 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- PMI Kabupaten Kuningan memberikan dukungan langsung untuk penanganan kebakaran TPA Ciniru di Kecamatan Jalaksana dengan menyediakan suplai air, dapur umum, ambulans, obat-obatan, dan layanan kesehatan.
- Ketua PMI Kabupaten Kuningan Hj. Ika Siti Rahmatika turun langsung ke lokasi kebakaran didampingi Kepala Bidang Kebencanaan untuk memastikan dukungan tersalur dengan efektif.
- Dukungan PMI difokuskan pada kebutuhan mendesak selama proses penanganan kebakaran yang masih memerlukan pengerahan personel dan dukungan logistik dalam jumlah besar.
RRI.CO.ID, Kuningan - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kuningan bergerak mendukung penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. PMI menyalurkan dukungan berupa suplai air, layanan dapur umum, ambulans, obat-obatan, serta pelayanan kesehatan bagi petugas dan masyarakat di sekitar lokasi, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Ketua PMI Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Siti Rahmatika, turun langsung ke lokasi didampingi Kepala Bidang Kebencanaan PMI Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin. Dukungan PMI diarahkan untuk membantu kebutuhan mendesak selama proses penanganan kebakaran yang masih membutuhkan pengerahan personel dan dukungan logistik.
Ika mengatakan, PMI memiliki tanggung jawab untuk hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat tanpa membedakan latar belakang maupun kelompok. “Kami hadir bukan untuk melihat siapa dan dari kelompok mana mereka berasal. Ketika ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan, PMI harus hadir. Inilah makna kemanusiaan yang menjadi dasar setiap langkah PMI,” ujar Ika yang juga menjabat Anggota DPRD Jawa Barat, Fraksi PDI Perjuangan.
Menurut dia, penanganan kebakaran TPA Ciniru membutuhkan kerja sama berbagai unsur. PMI mengambil bagian sesuai kapasitasnya, mulai dari mendukung kebutuhan pemadaman hingga memastikan kebutuhan dasar petugas dan masyarakat tetap terpenuhi.
Sementara itu, Agus Mauludin mengatakan dukungan PMI difokuskan pada kebutuhan lapangan yang bersifat langsung dan mendesak. Selain menyuplai ribuan liter air, PMI mengoperasikan dukungan dapur umum, menyiagakan ambulans, serta menyediakan obat-obatan dan pelayanan kesehatan.
"Dalam situasi musibah, kebutuhan di lapangan bisa berkembang dengan cepat. Karena itu PMI harus siap bergerak, berkoordinasi dan memberikan dukungan sesuai kebutuhan,” katanya.
Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu petugas yang berjibaku menangani kebakaran sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi terdampak. Keterlibatan PMI dalam penanganan kebakaran TPA Ciniru juga menjadi penerapan tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, yakni Kemanusiaan, Kesamaan, Kenetralan, Kemandirian, Kesukarelaan, Kesatuan, dan Kesemestaan.
Prinsip kemanusiaan menjadi dasar PMI dalam mencegah dan meringankan penderitaan manusia. Sementara prinsip kesamaan diwujudkan melalui pemberian bantuan berdasarkan kebutuhan tanpa diskriminasi.
Adapun kenetralan menjaga PMI agar tidak berpihak dalam konflik maupun perbedaan kepentingan. Kemandirian memastikan PMI tetap memiliki ruang untuk menjalankan misi kemanusiaannya.
Prinsip kesukarelaan tercermin melalui keterlibatan relawan dalam pelayanan kemanusiaan tanpa mengutamakan keuntungan pribadi. Kesatuan menegaskan keberadaan satu perhimpunan Palang Merah dalam satu negara, sedangkan kesemestaan menempatkan Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sebagai satu kesatuan yang saling membantu.
Bagi PMI Kabupaten Kuningan, penanganan kebakaran TPA Ciniru menunjukkan misi kemanusiaan tidak hanya bergantung pada fasilitas dan logistik, tetapi juga pada kepedulian, kerelawanan, koordinasi dan kesiapsiagaan.
PMI Kuningan menyatakan akan terus memperkuat kesiapsiagaan serta bersinergi dengan pemerintah daerah, unsur penanggulangan bencana, aparat, relawan dan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat. “Kemanusiaan tidak boleh menunggu. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, PMI harus hadir,” katanya menegaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....