Distribusi Air Jadi Tantangan, meski Cadangan Waduk Jatiluhur Masih Aman
- 30 Jul 2026 16:22 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum memastikan ketersediaan air di sistem Waduk Jatiluhur masih mencukupi hingga akhir tahun 2026. Meski demikian, tantangan utama saat ini bukan pada stok air, melainkan distribusi air menuju areal persawahan di wilayah hilir, khususnya Kabupaten Indramayu.
Pelaksana Tugas Plt. Kepala BBWS Citarum, Abdul Ghoni Majdi, mengatakan hasil simulasi operasi tiga waduk utama di Citarum menunjukkan pasokan air masih aman hingga Desember. Menurutnya, pengelolaan waduk dilakukan secara terpadu untuk memenuhi kebutuhan irigasi, air baku, hingga pembangkit listrik.
"Kami sudah simulasi berkaitan dengan keandalan air di tiga waduk tersebut. Sampai Desember itu masih cukup. Memang PR-nya adalah sinkronisasi terkait pola pengelolaannya," ujarnya dalam Program Kentongan RRI Cirebon pada Selasa, 28 Juli 2026.
Ia menjelaskan bahwa sistem irigasi menuju Indramayu bersumber dari Waduk Jatiluhur yang dialirkan melalui Saluran Tarum Timur. Selanjutnya, air dari Bendung Salam Darma tersebut didistribusikan ke sejumlah saluran sekunder.
Menurutnya, kondisi di lapangan menjadi lebih kompleks karena musim tanam yang semula diperkirakan berlangsung bertahap justru terjadi hampir bersamaan. Akibatnya, kebutuhan air meningkat drastis dalam waktu yang sama.
"Rencana tata tanam ini mundur kurang lebih dua bulan. Namun saat ini tanamnya cenderung serentak. Kebutuhan airnya menjadi maksimal sehingga muncul potensi kekurangan pasokan di hilir," katanya.
BBWS Citarum bersama Perum Jasa Tirta (PJT) II terus memperkuat koordinasi untuk menjaga kelancaran distribusi air. Langkah ini dilakukan melalui pengaturan pola operasi serta penerapan sistem giliran air agar penyalurannya berjalan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....