Polarisasi Jadi Tantangan Penguatan Wawasan Kebangsaan Bagi GM FKPPI

  • 18 Sep 2026 14:52 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Perkembangan teknologi dan arus globalisasi dinilai dapat memicu polarisasi di tengah masyarakat jika tidak diimbangi dengan penguatan wawasan kebangsaan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena informasi yang tidak sehat dapat memicu saling mencaci, menyerang, dan menuduh di tengah masyarakat.

Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Kota Cirebon, Moh. Dany Jaelani mengatakan, wawasan kebangsaan harus tetap ditanamkan kepada masyarakat di tengah perubahan zaman. Menurutnya, wawasan kebangsaan mencakup cara pandang terhadap kemajemukan, kemerdekaan, serta toleransi beragama.

"Kebangsaan itu tetap harus ditanamkan. Baik itu era digitalisasi ataupun era zaman modern, globalisasi, makanya wawasan kebangsaan itu cara pandang masyarakat, negara ya, dari sisi kemajemukan, kemerdekaan, toleransi beragama," ujar Dany kepada RII, Jumat, 18 September 2026.

Dany menilai wawasan kebangsaan menjadi perekat yang tidak boleh terputus meskipun perkembangan teknologi dan digitalisasi semakin pesat. Karena itu, penguatan wawasan kebangsaan perlu terus digelorakan di lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi.

Ia menyoroti polarisasi sebagai salah satu persoalan yang dapat memengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, penyebaran berita yang tidak sehat dapat memicu saling mencaci, menyerang, dan menuduh hingga mengganggu rasa aman dan nyaman.

Dany mengatakan, generasi muda FKPPI menyatakan sikap untuk melawan berbagai bentuk polarisasi yang berkembang di masyarakat. Upaya tersebut dinilai penting agar kemajuan teknologi tidak justru memperbesar perbedaan di tengah masyarakat.

Ia berharap Pemerintah Kota Cirebon dapat hadir memberikan penguatan wawasan kebangsaan kepada generasi muda sejak dini. Menurutnya, pembinaan tersebut tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi dapat dilakukan melalui berbagai ruang yang ada di masyarakat.

"Saya berharap pemerintah, dalam hal ini khususnya di Kota Cirebon, bisa hadir kepada generasi muda sejak dini. Artinya, tidak lepas persoalan itu mahasiswa atau tidak. Ada beberapa ruang," katanya.

Dany juga mengapresiasi peran RRI sebagai salah satu sarana untuk menyuarakan pentingnya wawasan kebangsaan kepada masyarakat. Menurutnya, media publik memiliki ruang untuk membantu menyampaikan nilai-nilai kebangsaan kepada seluruh lapisan masyarakat

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....