Rajin Belajar Tekun Berlatih, Kunci Prestasi Siswa SDN Kebon Baru 4 Kota Cirebon

  • 29 Jul 2026 22:58 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Anggapan bahwa anak-anak masa kini hanya sibuk bermain dipatahkan oleh dua siswa SDN Kebon Baru 4 Kota Cirebon. Krishna Alfarizqi dan Ghaisani Embun Galena berhasil mengukir berbagai prestasi, khususnya di bidang matematika, mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

Ghaisani Embun Galena mengaku awalnya tidak menyukai matematika. Ketertarikannya muncul sejak kelas dua SD ketika mengikuti lomba calistung yang diadakan sekolah.

Sejak saat itu, ia mulai rutin mengikuti berbagai kompetisi hingga akhirnya mencintai pelajaran tersebut. "Pertama kali ditunjuk sekolah buat calistung. Terus makin lama ternyata lomba itu seru, apalagi matematika," ujar Embun dalam program Idola Pro 1 RRI Cirebon, Minggu, 26 Juli 2026.

Menurutnya, keberhasilannya tidak lepas dari dukungan keluarga. Ia mulai mengikuti les matematika sejak kelas tiga SD dan terus berlatih secara konsisten.

Saat mengikuti lomba, ia juga memiliki cara sederhana untuk mengurangi rasa gugup. "Biasanya makan cokelat dulu, baru tenang," katanya sambil tersenyum.

Sementara itu, Krishna Alfarizqi mengaku telah menyukai matematika sejak kelas satu SD. Kecintaannya terhadap pelajaran tersebut membuatnya aktif mengikuti berbagai kompetisi hingga meraih sejumlah medali tingkat nasional.

Ia mengatakan dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam proses belajarnya. "Belajarnya sama orang tua, terus ikut Kumon dari kelas satu," ujarnya.

Meski sama-sama pernah mengalami kekalahan dalam berbagai perlombaan, keduanya memilih untuk terus mencoba. Krishna mengaku selalu belajar kembali setelah gagal, sedangkan Embun menjadikan setiap kekalahan sebagai motivasi untuk mengikuti kompetisi berikutnya.

Kepala SDN Kebon Baru 4 Kota Cirebon, Nova Haryono, mengatakan prestasi siswa tidak hadir secara instan. Menurutnya, sekolah memiliki sistem pembinaan sejak dini dengan memetakan bakat dan minat siswa melalui berbagai kegiatan, salah satunya lomba calistung bagi siswa kelas awal.

"Kami mempersiapkan dan memoles bakat anak-anak sesuai minatnya, kemudian didampingi melalui ekstrakurikuler MIPA. Setelah bibitnya ditemukan, kami pantau terus bersama orang tua," ucapnya.

Ia menambahkan keberhasilan pembinaan tidak hanya berasal dari sekolah, tetapi juga hasil kolaborasi dengan orang tua yang aktif mendukung anak mengikuti berbagai kompetisi. "Sekolah mendukung, tetapi orang tua juga sangat aktif mencari perlombaan sehingga semangat anak-anak terus terjaga," katanya.

Ia menegaskan, SDN Kebon Baru 4 tidak hanya mencetak prestasi akademik, tetapi juga nonakademik seperti futsal, basket, kaligrafi, hingga salat berjamaah. Bahkan, keterbatasan fasilitas tidak menjadi hambatan untuk meraih prestasi.

"Kami tidak punya lapangan bola ataupun basket, tetapi anak-anak tetap bisa menjadi juara karena ada kerja sama dengan pelatih dan dukungan orang tua," ujarnya.

Di akhir dialog, Krishna membagikan pesan kepada anak-anak seusianya agar tidak takut berprestasi. "Kalau ingin berprestasi, rajin belajar, jangan terlalu sering bermain game, ikut lomba yang kalian suka, dan kalau menang jangan sombong," katanya.

Senada dengan itu, Embun mengajak anak-anak untuk mengembangkan potensi sesuai bidang yang disukai. "Cari dulu apa yang kalian suka. Kalau bukan di akademik, bisa di nonakademik. Kembangkan bidang yang memang kalian senangi," ujarnya.

Sementara Kepala Sekolah Nova Haryono menutup dialog dengan pesan bahwa prestasi harus diperjuangkan melalui proses. "Prestasi itu dicari, bukan datang begitu saja. Tetap rajin belajar, kuatkan karakter dan iman, karena proses tidak akan mengkhianati hasil," ucapnya.

Dialog dapat kembali disaksikan di Youtube RRI Cirebon : "Siapa Bilang Anak Sekarang Cuma Bisa Main?" || "IDOLA"

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....