SMPN 1 Kedawung Terapkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat pada MPLS 2026

  • 17 Jul 2026 04:01 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – SMP Negeri 1 Kedawung Kabupaten Cirebon mengintegrasikan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik baru. Program tersebut dilaksanakan selama lima hari dengan mengacu pada petunjuk teknis Kementerian Pendidikan sekaligus mendukung tema nasional MPLS Ramah 2026, Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah, yang menekankan terciptanya lingkungan belajar yang aman, inklusif, menyenangkan, dan bebas dari perundungan.

Gerakan tersebut menjadi salah satu materi baru yang diperkenalkan kepada seluruh peserta didik kelas VII selama mengikuti MPLS. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, siswa juga dibiasakan menerapkan pola hidup sehat, disiplin, dan bertanggung jawab sejak awal memasuki jenjang pendidikan menengah pertama.

Guru SMPN 1 Kedawung yang bertugas di bidang kesiswaan, Rifki Rachman Hidayat, M.Pd., mengatakan materi MPLS tahun ini mengikuti arahan terbaru dari Kementerian Pendidikan sehingga terdapat sejumlah penyesuaian dibanding tahun sebelumnya. "Yang baru itu sekarang jadi MPLS banyak program pengenalan tujuh kebiasaan baik anak-anak Indonesia, yaitu bangun cepat, beribadah, berolahraga, rajin belajar, makan bergizi, bermasyarakat, dan tidur cepat," ujar Rifki kepada RRI, Senin, 13 Juli 2026.

Menurutnya, tujuh kebiasaan tersebut diharapkan menjadi pola hidup yang diterapkan peserta didik tidak hanya di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. "Harapannya semua anak Indonesia punya konsep kesehariannya seperti itu, sehingga menjadi disiplin, sehat, pintar belajar, dan bisa bersosialisasi dengan teman-temannya," kata Rifki.

Selain pembiasaan karakter, peserta didik memperoleh materi mengenai pengenalan warga sekolah, tata tertib, kurikulum SMP, pendidikan keagamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Seluruh kegiatan dipandu guru kelas VII bersama pengurus OSIS agar proses adaptasi siswa berlangsung lebih mudah dan menyenangkan.

Rifki mengatakan tantangan terbesar pada awal MPLS adalah membantu peserta didik menyesuaikan diri karena mereka berasal dari berbagai sekolah dasar dan lingkungan yang berbeda. "Masih ada yang tidak mau kelasnya, pengennya dengan temannya saja, sampai menangis, tapi tidak apa-apa karena memang proses," ucap Rifki.

SMPN 1 Kedawung saat ini memiliki 33 rombongan belajar dengan jumlah peserta didik lebih dari 1.100 siswa, sedangkan siswa baru kelas VII terbagi ke dalam 11 rombongan belajar. Melalui MPLS tersebut, sekolah berharap seluruh peserta didik mampu beradaptasi dengan lingkungan baru sekaligus tumbuh menjadi siswa yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kebiasaan hidup positif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....