Praktisi Pendidikan Ingatkan Pentingnya Pendampingan Anak Bermedia Sosial
- 29 Jul 2026 14:22 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pendampingan orang tua terhadap penggunaan media sosial pada anak dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah dampak negatif perkembangan teknologi digital. Anak yang belum memiliki kematangan berpikir dinilai lebih rentan terpengaruh oleh berbagai konten yang beredar di media sosial.
Ketua Prodi PAI Pascasarjana Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon, Dr. Fitri Meliyani, M.Pd., mengatakan orang tua perlu memberikan batasan penggunaan gawai sesuai usia anak. Menurutnya, sejumlah negara telah menerapkan pembatasan akses gawai bagi anak sebagai upaya melindungi mereka dari pengaruh negatif dunia digital.
"Anak-anak kita harus dilindungi dari beberapa aplikasi atau bahkan tidak diberikan gadget pada usia yang masih rentan. Tanpa bimbingan orang tua ketika menggunakan gadget, itu bisa berbahaya," ujarnya kepada RRI Senin, 27 Juli 2026.
Ia menjelaskan, masa remaja merupakan fase ketika anak mulai membentuk cara berpikir dan mengambil keputusan secara mandiri. Karena itu, paparan konten di media sosial tanpa pendampingan berpotensi memengaruhi cara pandang maupun perilaku remaja.
Menurut Dr. Fitri, berbagai konten di media sosial dapat membentuk persepsi baru pada anak apabila tidak disertai kemampuan menyaring informasi. Kondisi tersebut dinilai membuat anak mudah menganggap suatu perilaku sebagai sesuatu yang wajar hanya karena memperoleh banyak dukungan di media sosial.
Ia menambahkan, dalam perspektif pendidikan Islam, orang tua memiliki tanggung jawab membimbing anak agar memahami nilai-nilai yang dianut sejak dini. Pendampingan tersebut dinilai penting agar anak mampu menggunakan media sosial secara bijak tanpa kehilangan pegangan terhadap nilai yang diajarkan keluarga.
"Tugas pemerintah juga harus memfilter berbagai konten yang dapat memengaruhi cara berpikir remaja Indonesia. Selain itu, orang tua perlu mendampingi anak agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial," katanya.
Ia berharap sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dapat memperkuat perlindungan terhadap anak di ruang digital. Dengan pendampingan yang tepat, generasi muda diharapkan mampu memanfaatkan media sosial secara positif sekaligus terhindar dari berbagai pengaruh yang dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam keluarga dan pendidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....