PHRI & UBHI Jalin Kerja Sama Demi Pariwisata Kuningan Naik Kelas
- 15 Agt 2026 02:04 WIB
- Cirebon
Poin Utama
- Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI) dan PHRI Kabupaten Kuningan menandatangani kesepakatan kerja sama untuk mengembangkan sektor pariwisata secara profesional.
- Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh Rektor UBHI Abdal Rohim dan Ketua PHRI Kabupaten Kuningan Hanyen Tenggono pada Jumat 14 Agustus 2026.
- Kerja sama tersebut diarahkan untuk meningkatkan profesionalisme dalam pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Kuningan melalui kolaborasi akademik dan industri perhotelan.
RRI.CO.ID, Kuningan — Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Kuningan diarahkan semakin profesional melalui kerja sama antara Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Kuningan dan Universitas Bhakti Husada Indonesia (UBHI).
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan antara Rektor UBHI Abdal Rohim dan Ketua PHRI Kabupaten Kuningan Hanyen Tenggono, Jumat 14 Agustus 2026.
Kolaborasi itu mencakup pengembangan sumber daya manusia, pelatihan, riset lapangan, serta pengabdian kepada masyarakat yang berkaitan dengan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Ketua PHRI Kabupaten Kuningan Hanyen Tenggono mengatakan, penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu fokus utama kerja sama tersebut. Menurut dia, peningkatan kompetensi masyarakat lokal diperlukan agar tenaga kerja Kuningan memiliki daya saing di sektor perhotelan dan kuliner.
“Fokus utamanya adalah mendidik dan memberdayakan sumber daya manusia setempat sehingga anak-anak muda Kuningan punya kesempatan lebih besar untuk terserap di dunia kerja perhotelan dan kuliner dengan bekal keahlian yang mumpuni,” kata Hanyen, Jumat (14/8/2026).
Kerja sama tersebut juga diarahkan pada program kampus berdampak selama lima tahun ke depan. Dosen dan mahasiswa UBHI akan dilibatkan dalam kegiatan lapangan untuk mendukung pengembangan usaha dan destinasi wisata masyarakat.
Kegiatan itu antara lain dapat mencakup pendampingan terhadap pengelolaan penginapan, rumah makan, hingga tempat rekreasi agar memenuhi standar pelayanan dan lebih mampu menarik wisatawan.
Rektor UBHI Abdal Rohim mengatakan, keterlibatan perguruan tinggi diharapkan memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha dan masyarakat.
“Terobosan ini jelas menjadi keuntungan besar bagi roda ekonomi kerakyatan secara luas. Pihak kampus melakukan riset lapangan untuk memajukan daerah, para pelaku usaha dan masyarakat awam akan menerima transfer ilmu serta bantuan tenaga terdidik,” ujar Abdal.
Menurut dia, pendampingan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan standar pelayanan pariwisata di tingkat desa sehingga memiliki daya saing lebih luas.
Untuk memastikan kerja sama berjalan terukur, kedua pihak akan menyusun panduan teknis pelaksanaan. Dokumen tersebut ditargetkan selesai paling lambat enam bulan dan akan mengatur pembagian tugas serta mekanisme pelaksanaan program.
Kerja sama PHRI dan UBHI juga mencakup pemanfaatan riset dan data strategis dalam pengembangan potensi daerah. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui kolaborasi tersebut, pengembangan pariwisata Kuningan tidak hanya diarahkan pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga penguatan kompetensi pelaku usaha, kualitas pelayanan, serta dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....