Psikolog: Tantrum hingga Menarik Diri, Tanda Anak Kehilangan Rasa Aman

  • 24 Jul 2026 19:43 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Psikolog Anak Cirebon Srini Piyanti, S.Psi., Psikolog, mengingatkan orang tua untuk mengenali berbagai perubahan perilaku yang dapat menjadi tanda anak kehilangan rasa aman atau tidak terpenuhinya hak-hak dasar mereka. Pesan tersebut disampaikan dalam Dialog Cirebon Menyapa RRI Cirebon bertema Lindungi Hak, Ciptakan Ruang Aman Wujud Kasih Sayang untuk Masa Depan Anak yang disiarkan pada Kamis, 23 Juli 2026, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-42.

Menurut Srini, perubahan perilaku anak dapat muncul dalam berbagai bentuk, baik yang terlihat secara terbuka maupun yang berlangsung secara diam-diam. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian orang tua karena dapat mencerminkan adanya persoalan emosional yang sedang dialami anak.

"Yang pertama, ada perilaku seperti orang yang bahan bakarnya habis, biasanya menjadi rungsing atau tantrum. Bisa juga tidak menjalankan aturan, membangkang terus, atau melanggar disiplin," ujar Srini.

Ia menjelaskan, tidak semua anak yang mengalami tekanan emosional menunjukkan perilaku agresif karena sebagian justru memilih menarik diri dari lingkungan. Oleh sebab itu, orang tua tidak boleh hanya berfokus pada anak yang tampak bermasalah, tetapi juga memperhatikan anak yang terlihat terlalu diam atau selalu mengatakan dirinya baik-baik saja.

"Bisa juga anak menarik diri, tidak mau bicara, atau kalau ditanya selalu menjawab baik-baik saja. Dalam konteks ini berarti ada sesuatu pada diri anak, hanya beda ekspresi," kata Srini.

Srini menambahkan, ekspresi emosi anak yang berbeda-beda merupakan bentuk respons terhadap kondisi psikologis yang mereka alami. Menurutnya, sebagian anak melampiaskan perasaan melalui agresivitas, sementara yang lain memilih memendamnya sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih peka dari orang tua. "Ada yang lewat agresivitas, ada yang lewat menarik diri," ucap Srini.

Ia berharap orang tua semakin meningkatkan kepekaan terhadap perubahan perilaku anak sebagai bagian dari upaya memenuhi hak anak atas perlindungan dan rasa aman. Dengan mengenali tanda-tanda tersebut sejak dini, orang tua dapat memberikan pendampingan yang tepat sehingga masalah psikologis anak tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....