Bangun Ruang Aman agar Anak Berani Bercerita kepada Orang Tua

  • 20 Jul 2026 15:48 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirbeon – Orang tua memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang terbuka dengan anak. Hubungan yang hangat membuat anak lebih berani menyampaikan pengalaman maupun masalah yang dihadapinya.

Ketua Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon, Nilam Kusumawati Putri, M.Pd., mengatakan orang tua harus menjadi sosok yang memberikan rasa aman dan nyaman. Menurutnya, hal tersebut menjadi fondasi utama dalam pendidikan perlindungan diri anak.

"Yang pertama, orang tua itu harus menjadi ruang yang aman dan nyaman untuk anak. Jadi saat orang tua bisa merangkul anak tersebut, anak tuh dengan sendirinya dia akan bercerita kok," ujar Nilam dalam program Pengarusutamaan Gender "Beranda Astacita" edisi Senin, 20 Juli 2026.

Nilam menyarankan orang tua meluangkan waktu setiap hari untuk berbincang dengan anak. Momen setelah pulang bekerja atau selepas salat Magrib dapat dimanfaatkan sebagai quality time bersama keluarga.

Ia mengatakan percakapan tidak perlu diawali dengan pertanyaan mengenai tugas sekolah. Orang tua justru dianjurkan menanyakan aktivitas, permainan, maupun teman-teman anak agar komunikasi terasa lebih santai.

"Kasihlah waktu. Misalnya selepas salat Magrib ada waktu quality time untuk 'Yuk, kita cerita hari ini kamu ngapain aja?' Anak-anak lebih senang ditanya main apa tadi di sekolah atau ada teman yang baik tidak," ucapnya.

Nilam juga mengingatkan orang tua agar tidak langsung memarahi anak ketika melakukan kesalahan. Sebaiknya, orang tua terlebih dahulu mencari tahu alasan di balik perilaku tersebut melalui komunikasi yang tenang.

Ia menambahkan sikap yang tidak mudah menghakimi akan membangun kepercayaan anak kepada orang tua. Dengan begitu, anak akan lebih terbuka untuk bercerita ketika menghadapi masalah atau mengalami situasi yang membahayakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....