Psikolog Ungkap Korban Kekerasan Berisiko Alami Trauma hingga PTSD
- 01 Jul 2026 16:47 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Korban kekerasan yang mengalami penyiksaan dalam waktu lama berisiko mengalami dampak psikologis yang kompleks. Kondisi tersebut tidak hanya memengaruhi kesehatan mental, tetapi juga cara korban memandang dirinya sendiri dan mengambil keputusan.
Psikolog, Sofia Halida Fatma, M.Psi, mengatakan kekerasan yang terjadi secara berkepanjangan dapat memicu berbagai gangguan psikologis. Menurutnya, korban berisiko mengalami trauma, kecemasan, depresi, hingga kehilangan rasa percaya diri.
"Korban kekerasan yang mengalami penyiksaan berkepanjangan berisiko mengalami trauma, kecemasan, depresi, krisis kepercayaan diri, bahkan Post-Traumatic Stress Disorder atau PTSD," ujarnya.
Selain gangguan tersebut, Sofia menjelaskan korban juga dapat mengalami trauma bonding, yakni keterikatan emosional yang tidak sehat antara korban dengan pelaku. Kondisi ini muncul akibat siklus kekerasan yang terus berulang dan diselingi perlakuan baik dari pelaku.
Menurutnya, setelah melakukan kekerasan, pelaku kerap meminta maaf, memberikan perhatian, atau menjanjikan perubahan. Fase tersebut membuat korban tetap memiliki harapan bahwa pelaku akan berubah sehingga sulit melepaskan diri dari hubungan yang tidak sehat.
"Korban akhirnya memiliki harapan bahwa pelaku akan berubah. Siklus kekerasan yang terus berulang itu membuat korban sulit keluar dari situasi yang dialaminya," ucapnya.
Sofia menambahkan korban juga berisiko mengalami distorsi kognitif, yaitu gangguan dalam cara berpikir sehingga tidak lagi mampu menilai situasi secara logis. Akibatnya, korban dapat merasa dirinya pantas menerima kekerasan atau khawatir kondisi akan semakin buruk jika menceritakan apa yang dialaminya.
Ia menegaskan kondisi psikologis tersebut membuat korban semakin enggan mencari pertolongan meskipun sebenarnya memiliki kesempatan untuk melapor. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak menyalahkan korban, melainkan memberikan dukungan agar korban merasa aman untuk keluar dari lingkaran kekerasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....