Desa Inklusi Perkuat Akses Pendidikan, UMKM, dan Partisipasi Disabilitas
- 18 Jun 2026 06:42 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Program Desa Inklusi di Kabupaten Cirebon tidak hanya berfokus pada pendataan penyandang disabilitas. Program tersebut juga diarahkan untuk memperluas akses pendidikan, ekonomi, dan partisipasi sosial.
Ketua FKDC Abdul Mujib mengatakan pemenuhan hak penyandang disabilitas selama ini masih minim. Kondisi itu terlihat dari terbatasnya akses pendidikan, hingga keterlibatan dalam pengambilan keputusan.
Karena itu, FKDC bersama pemerintah desa menjalankan berbagai program pemberdayaan. Salah satunya melalui penguatan kapasitas dan pengembangan usaha ekonomi produktif.
“Yang dilakukan FKDC ada tiga kegiatan. Salah satunya penguatan kapasitas, konseling rekan sebaya, penguatan UMKM, dan memberikan ruang belajar bersama,” ujarnya.
Selain itu, FKDC juga mendorong pemerintah desa memiliki regulasi yang berpihak pada penyandang disabilitas. Regulasi tersebut diharapkan menjadi dasar perlindungan dan pemenuhan hak-hak disabilitas.
Ia menyebut sebagian besar desa dampingan kini telah memiliki aturan desa terkait perlindungan penyandang disabilitas. Sejumlah desa juga mulai mengalokasikan anggaran untuk program inklusi.
“Mayoritas sudah memiliki perdes dan mayoritas juga sudah diimplementasikan baik pelibatannya maupun penganggarannya,” katanya.
Dampaknya, berbagai kegiatan ekonomi mulai berkembang di desa. Kelompok penyandang disabilitas dapat berkolaborasi dengan PKK, BUMDes, hingga pelaku UMKM setempat.
Menurutnya, keterlibatan aktif dalam kegiatan ekonomi dan sosial merupakan langkah penting menuju kemandirian. Program Desa Inklusi diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Cirebon.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....