Pemkab Cirebon Optimistis Kospi Tekan Gejolak Harga Kebutuhan Pokok

  • 07 Jun 2026 17:32 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Keberadaan Kios Pengendalian Inflasi atau Kospi di Kabupaten Cirebon akan diperluas menuju seluruh pasar pemerintah daerah secara bertahap. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat di berbagai wilayah pasar tradisional Kabupaten Cirebon.

Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Cirebon, Dadang Priyono mengatakan pengembangan Kospi tidak hanya dilakukan pada Pasar Pasalaran Plered saja. Menurutnya, pemerintah daerah telah menyusun rencana menghadirkan kios serupa pada tujuh pasar pemerintah daerah lainnya.

Ia menjelaskan, keberadaan Kospi menjadi bagian strategi pengendalian inflasi daerah melalui penguatan distribusi dan ketersediaan pasokan masyarakat. Program tersebut juga diharapkan mampu mempermudah pelaksanaan operasi pasar ketika harga komoditas mengalami kenaikan cukup tinggi.

“Nanti tidak hanya di Pasalaran saja,” ucapnya kepada RRI pada Minggu, 7 Juni 2026.

Dadang menuturkan, pemerintah daerah terus berkoordinasi bersama Bulog serta sejumlah pihak menjaga ketersediaan pasokan berbagai komoditas pangan. Selain beras dan minyak goreng, pemerintah juga menggandeng pemasok kebutuhan cabai maupun bawang di berbagai wilayah produksi.

Menurutnya, kerja sama lintas instansi penting dilakukan agar distribusi kebutuhan pokok masyarakat tetap berjalan lancar setiap saat. Pemerintah daerah juga membuka peluang kerja sama bersama perusahaan swasta maupun badan usaha milik daerah mendukung pasokan.

“Kemudian juga kita berkoordinasi bersinergi dengan Bulog untuk pasokannya,” katanya.

Dadang berharap pengembangan Kospi pada berbagai pasar daerah dapat memperkuat stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Cirebon. Ia juga menilai distribusi pangan terjaga akan membantu menekan potensi kenaikan harga komoditas pasar tradisional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....