Budaya Bersih dan Menanam Dinilai Mampu Cegah Pemborosan Makanan

  • 31 Mei 2026 12:23 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Gerakan menanam di sekolah tidak hanya berdampak pada kebersihan dan penghijauan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran siswa untuk lebih menghargai makanan. Hal tersebut disampaikan Kepala SDN 2 Bayalangu Kidul, Iin Tursini, dalam dialog Green Radio RRI Cirebon.

Menurutnya siswa yang memahami proses pertumbuhan tanaman akan lebih menghargai hasil pertanian yang mereka konsumsi setiap hari. Pemahaman tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter yang dibangun melalui kegiatan menanam.

“Kalau mereka paham dari tanaman yang ditanam itu berapa bulan bertumbuh, mereka tidak mudah membuang makanan begitu saja,” katanya.

Ia menjelaskan siswa diajak mengenal berbagai jenis tanaman sekaligus memahami proses pertumbuhannya. Melalui cara tersebut, siswa dapat mengetahui bahwa makanan yang mereka konsumsi membutuhkan waktu dan usaha yang panjang untuk dihasilkan.

Ia menilai banyak anak saat ini hanya melihat makanan sudah tersedia di atas piring tanpa mengetahui proses yang terjadi sebelumnya. Karena itu, pendidikan lingkungan menjadi penting untuk menumbuhkan rasa syukur dan tanggung jawab.

“Ketika kita makan, kita harus tahu prosesnya. Kalau anak tahu prosesnya, maka dia tidak akan menyia-nyiakan makanan,” ujarnya.

Selain memberikan pemahaman tentang pangan, kegiatan menanam juga melatih siswa untuk merawat tanaman secara rutin. Siswa belajar menyiram, memelihara, dan mengamati perkembangan tanaman yang mereka tanam sendiri.

Melalui kebiasaan tersebut, sekolah berharap lahir generasi yang tidak hanya peduli terhadap lingkungan, tetapi juga menghargai sumber daya alam dan hasil pertanian. Budaya bersih dan menanam pun diharapkan menjadi kebiasaan yang terus terbawa hingga mereka dewasa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....