Kerja Sama Antarinstansi Diperkuat untuk Jaga Ketersediaan Komoditas Strategis
- 30 Mei 2026 17:15 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon terus memperkuat kerja sama dengan berbagai dinas dan instansi terkait dalam upaya menjaga ketersediaan serta stabilitas harga komoditas strategis. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara kolaboratif.
Plh. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Rodiya, mengatakan keterbatasan anggaran membuat pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok. “Kami harus berkolaborasi dengan pihak-pihak lain, dan alhamdulillah ini bukan satu-satunya kolaborasi,” ujarnya saat sambutan peluncuran Kios Pengendali Inflasi (KOSPI) Selasa 26 Mei 2026.
Menurutnya kerja sama yang telah berjalan sebelumnya diwujudkan melalui pelaksanaan operasi pasar pengendalian inflasi di tujuh pasar daerah. Program tersebut berlangsung sejak awal Mei dan mendapat respons positif dari masyarakat karena menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Responnya sangat baik, masyarakat antusias karena mendapatkan kebutuhan sesuai dengan harga yang terjangkau,” katanya. Ia menegaskan program serupa akan terus dilaksanakan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Baca juga: Pemkab Cirebon Perkuat Pengendalian Inflasi melalui KOSPI di Pasar Pasalaran
Selain operasi pasar, pemerintah juga meluncurkan Kios Pengendali Inflasi KOSPI di Pasar Pasalaran Plered sebagai pasar pantauan inflasi Kabupaten Cirebon. Keberadaan kios tersebut diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan komoditas penting.
Ia menjelaskan pengendalian inflasi membutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari perdagangan, pertanian, pangan, perikanan hingga peternakan. Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci untuk memastikan pasokan barang tetap tersedia di tengah berbagai tantangan distribusi dan kenaikan harga.
Ia mengatakan bahwa ke depan KOSPI akan menyediakan berbagai jenis komoditas bahan pangan bekerja sama dengan dinas dan instansi terkait. “Ke depan tidak hanya satu komoditas, karena kita memiliki 11 komoditas kebutuhan pokok masyarakat yang harus dijaga ketersediaannya,” katanya.
Komoditas tersebut meliputi beras, cabai, bawang merah, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, daging ayam, daging sapi, telur ayam ras, dan ikan.
Ia menambahkan, saat ini terdapat tiga komoditas yang perlu mendapat perhatian khusus karena mengalami kenaikan harga secara berturut-turut, yakni cabai rawit merah, cabai merah besar, dan bawang merah. Untuk itu, pemerintah berupaya memperluas kerja sama pasokan dengan daerah penghasil maupun mitra strategis lainnya.
Melalui penguatan kolaborasi antarinstansi dan kemitraan komoditas, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap stabilitas harga dapat terjaga serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....