Polri-Pemkab Majalengka Satu Frekuensi, Sinergi Dikunci untuk Kepentingan Rakyat

  • 09 Sep 2026 14:25 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Harmonisasi antara Polres Majalengka dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka, Jawa Barat, kian menguat. Sinergi lintas institusi tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan olahraga, tetapi diperluas ke berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman mengatakan, kolaborasi antara Polri, Pemkab Majalengka, TNI, dan elemen masyarakat menjadi modal penting dalam mengawal pembangunan daerah. Menurut Aldy, semangat tersebut sejalan dengan program Kapolda Jawa Barat Jaga dan Rawat Jawa Barat (JAWARA) serta semangat Jaga dan Rawat Majalengka.

Hal itu juga sejalan dengan visi Bupati Majalengka melalui Majalengka Langkung SAE. "Program-program tersebut tidak hanya bisa dilaksanakan oleh satu stakeholder. Sinergi bisa tercipta dari soliditas dan kekompakan," kata AKBP M Aldy, Rabu, 9 September 2026.

Ia menegaskan, harmonisasi antar instansi harus bermuara pada kepentingan masyarakat. Karena itu, Polres Majalengka bersama Pemkab dan TNI terus memperluas kolaborasi, terutama dalam program yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Salah satunya melalui program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu. Peletakan batu pertama program tersebut dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

"Insya Allah minggu depan kami akan melakukan peletakan batu pertama bedah rumah bagi warga kurang mampu. 'Hayu urang Saekeun Majalengka' ," ujarnya.

Sinergi Polri, TNI, dan Pemkab Majalengka juga diperkuat dalam menghadapi persoalan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Ketiga institusi tersebut berkolaborasi membangun sejumlah sumur bor di desa-desa terdampak kekeringan sekaligus menyalurkan bantuan air bersih.

Dalam kurun dua pekan, Polres Majalengka telah mendistribusikan sekitar 14 mobil tangki air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Sementara itu, Bupati Majalengka H Eman Suherman mengapresiasi kekompakan Forkopimda yang dinilainya menjadi kekuatan penting dalam mengawal pembangunan daerah.

Eman mengatakan, Kapolres, Dandim, dan Kajari yang baru sama-sama membawa semangat untuk bekerja bersama membangun Majalengka. Menurutnya, sinergi tersebut penting agar kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas.

"Yang dilihat dan dikedepankan adalah kepentingan rakyat. Alhamdulillah, kami punya Forkopimda yang masih muda-muda, kompak, solid. Itu luar biasa dan ini anugerah bagi kami," ujar Eman Suherman.

Ia menilai harmonisasi antara Pemkab Majalengka dan unsur Forkopimda menjadi modal penting untuk memastikan berbagai program pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Kolaborasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa semangat Majalengka Langkung SAE tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan pemerintah daerah, tetapi melalui kerja bersama seluruh unsur untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....