Juru Sembelih Halal Kabupaten Cirebon Perkuat Edukasi Penyembelihan Kurban
- 27 Mei 2026 05:40 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Cirebon terus memperkuat edukasi penyembelihan hewan kurban yang halal, higienis, dan sesuai syariat Islam. Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan hingga roadshow ke masjid-masjid di berbagai wilayah Kabupaten Cirebon.
Ketua Juleha DPD Kabupaten Cirebon, Faturrohman mengatakan, pihaknya terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk meningkatkan kualitas penyembelihan hewan kurban di daerah. “Sinergi antara Juru Sembelih Halal (Juleha) dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon terjalin cukup baik. Sejak 2024, Juleha telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon,” katanya pada Selasa 26 Mei 2026 dikutip dari rilis Pemkab Cirebon.
Menurutnya kerja sama tersebut diwujudkan melalui berbagai pelatihan dan workshop manajemen kurban yang melibatkan panitia kurban, pengurus masjid, hingga masyarakat umum. Program edukasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait tata cara penyembelihan hewan kurban yang benar.
Pada 2024, Juleha menggelar kegiatan Manajemen Qurban (MQ) di PCNU dengan dukungan Bupati Cirebon Imron. Program tersebut kemudian berlanjut pada 2025 melalui kegiatan serupa di Pendopo Kabupaten Cirebon yang melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait.
Tak hanya fokus pada pelatihan internal, Juleha juga aktif mengadakan workshop manajemen kurban di berbagai wilayah Kabupaten Cirebon. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari syiar edukasi penyembelihan halal yang terus digencarkan menjelang Iduladha.
Ia menjelaskan, materi pelatihan yang diberikan cukup lengkap, mulai dari fikih kurban hingga praktik penyembelihan hewan sesuai syariat Islam. “Materi pelatihan meliputi fikih kurban, kesejahteraan hewan, teknik penajaman golok, teknik penyembelihan hewan sesuai syariat Islam, praktik penyembelihan kambing, hingga praktik merobohkan sapi dengan benar,” ujarnya.
Ia menuturkan, pelatihan tersebut bertujuan membangun kesadaran masyarakat bahwa proses penyembelihan hewan kurban bukan sekadar tradisi tahunan. Menurutnya, aspek kehalalan, kebersihan, dan kesejahteraan hewan juga harus menjadi perhatian utama.
Ia menyebut, hasil pelatihan yang rutin dilakukan mulai terlihat di lapangan. Banyak panitia kurban di sejumlah wilayah kini dinilai sudah memiliki kemampuan dasar dalam proses penyembelihan sehingga tidak seluruhnya membutuhkan pendampingan langsung dari tim Juleha saat Iduladha.
Meski demikian, tim Juleha tetap melakukan pendampingan di sejumlah wilayah yang belum tersentuh edukasi dan pelatihan. Langkah tersebut dilakukan agar proses penyembelihan tetap berjalan sesuai syariat Islam dan standar kesejahteraan hewan.
“Untuk wilayah atau tempat yang belum terjangkau syiar dan pelatihan Juleha, tim Juleha tetap melakukan pendampingan agar proses penyembelihan berjalan sesuai syariat dan standar kesejahteraan hewan,” katanya.
Ke depan, Juleha Kabupaten Cirebon berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon semakin diperkuat. Hal ini terutama dalam pelatihan dan sertifikasi juru sembelih halal, pengawasan penyembelihan hewan kurban, edukasi masyarakat, hingga pemberdayaan UMKM halal.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menjalankan proses kurban dengan penuh tanggung jawab dan memperhatikan perlakuan terhadap hewan. Menurutnya, pelaksanaan kurban yang baik akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat serta menjaga kualitas daging kurban yang dikonsumsi.
.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....