PMBM 2026 di Kabupaten Cirebon Berjalan Bertahap jelang Tahun Ajaran Baru

  • 19 Mei 2026 13:25 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Proses Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) tahun ajaran 2026/2027 di Kabupaten Cirebon mulai berjalan sejak awal 2026. Sejumlah madrasah negeri maupun swasta di jenjang MI, MTs, hingga MA telah membuka pendaftaran dan proses seleksi penerimaan masih berlangsung.

Pelaksanaan PMBM sendiri dijadwalkan berlangsung bertahap, mulai dari PMBM Nasional Bersama pada Januari hingga Maret, kemudian penerimaan madrasah negeri dan swasta berasrama pada Februari sampai Mei, serta jalur reguler, prestasi, dan afirmasi pada Maret hingga Juli 2026.

PIC Kurikulum dan Kesiswaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, Bahrul Hayat, mengatakan bahwa tahun ajaran baru diperkirakan dimulai pada awal Juli 2026. “Kemungkinan tahun ajaran baru dimulai sekitar 13 Juli 2026, meski proses penerimaan siswa baru menyesuaikan tahapan masing-masing madrasah,” ujarnya.

Menurutnya mekanisme penerimaan murid di setiap madrasah berbeda-beda namun tetap sesuai dengan petunjuk teknis yang ada. Proses pendaftaran juga dilakukan secara daring maupun luring menyesuaikan kesiapan madrasah.

“Ya, persekolahnya membuat sendiri sesuai dengan juknis yang ada. Di situ kan ada beberapa jalur, dari jalur prestasi, kemudian jalur reguler hingga jalur afirmasi,” katanya.

Berdasarkan Petunjuk Teknis PMBM Tahun Pelajaran 2026/2027, jalur penerimaan murid terdiri atas jalur reguler, jalur prestasi dengan kuota maksimal 15 persen, serta jalur afirmasi dengan kuota maksimal 15 persen. Jalur afirmasi diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu dan dibuktikan melalui dokumen seperti KIP, PKH, KKS, maupun Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Proses Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) mengedepankan asas objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan kompetitif. Ia mengatakan pengawasan pelaksanaan PMBM dilakukan melalui pelaporan berkala dari masing-masing madrasah kepada Kantor Kemenag Kabupaten Cirebon.

“Setiap madrasah itu menginformasikan ke kita bahwa pelaksanaannya sampai sekarang seperti apa,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....