Pengurus ICMI Kabupaten Cirebon Periode 2026–2031 Resmi Dilantik
- 29 Agt 2026 16:23 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pengurus Majelis Pimpinan Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (ORDA) Kabupaten Cirebon masa bakti 2026–2031 resmi dilantik. Pelantikan berlangsung di Ruang Nyimas Gandasari, Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Ketua ICMI ORDA Kabupaten Cirebon, dr. H. Asad, Sp.THT-KL, mengatakan kepengurusan periode 2026–2031 akan diarahkan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Cirebon. Menurutnya, ICMI tidak boleh berhenti pada tataran diskusi, seminar, dan gagasan, tetapi harus mampu menerjemahkan pemikiran menjadi program yang dapat dirasakan masyarakat.
“Sebagai organisasi intelektual, ICMI punya kewajiban bagaimana membantu kehidupan kita ini berdasarkan ilmu,” ujarnya.
Ia menyebut Kabupaten Cirebon memiliki sumber daya alam dan manusia, sarana prasarana, serta posisi geografis yang strategis. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi ICMI untuk ikut mendorong kemajuan daerah.

Dalam kepengurusan baru, ICMI Orda Kabupaten Cirebon mencanangkan agenda transformasi, yang meliputi transformasi sumber daya manusia, ekonomi, politik, dan desa. Untuk transformasi SDM, ia menekankan pentingnya redesign mindset atau pembentukan pola pikir.
Pengembangan SDM, menurutnya, perlu memadukan nilai-nilai agama, ilmu pengetahuan, sains, teknologi, serta kompetensi. Selain itu, ICMI juga mendorong transformasi ekonomi dengan memperkuat kemandirian dan perputaran ekonomi di antara masyarakat.
ICMI juga menyoroti persoalan politik transaksional yang dinilai menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap korupsi. Karena itu, reformasi politik menjadi bagian dari agenda transformasi yang akan didorong melalui pendekatan yang konstruktif dan sesuai nilai agama, moral, serta hukum.
Agenda berikutnya adalah transformasi desa melalui konsep Desa Cendekia. Program tersebut diharapkan menjadi model pengembangan desa yang memiliki SDM berkualitas, ekonomi mandiri, serta tata kehidupan yang lebih baik.

Sementara itu Ketua ORWIL ICMI Jawa Barat, Prof. Dr. Ir. H. Sutarman, M.Sc., IPU, turut menyoroti sejumlah indikator pembangunan Kabupaten Cirebon. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi, penurunan pengangguran, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), serta ketahanan pangan menunjukkan perkembangan positif.
Namun demikian, ia menilai kualitas pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah. Ia memaparkan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Cirebon masih sekitar 7,88 tahun, sehingga rata-rata pendidikan masyarakat masih berada di tingkat SMP.
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi salah satu fokus ICMI dalam lima tahun mendatang. Ia mendorong ICMI mengambil peran dalam mempercepat peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Cirebon.
Ia juga mengapresiasi gagasan Desa Cendekia sebagai program yang dinilai realistis untuk menjadi titik awal kontribusi ICMI di tengah masyarakat. Ia bahkan mendorong agar dalam lima tahun ke depan dapat diwujudkan konsep satu kecamatan satu Desa Cendekia yang berfungsi sebagai penggerak pembangunan di tingkat lokal.
“Di situlah pendidikan bisa dimulai, dimotivasi, diintervensi oleh kita. Bagaimana gizi, bagaimana pangan, bagaimana kesehatan. Di Desa Cendekia itulah tempat berkiprah,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberadaan ICMI harus semakin membumi dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, ia mendorong agar program organisasi tidak hanya berada di tingkat pemerintahan atau ruang diskusi, tetapi benar-benar turun hingga desa.

Sementara itu, sambutan Bupati Cirebon yang disampaikan Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Sukana, S.STP., M.M., menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus baru ICMI Orda Kabupaten Cirebon.
Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap ICMI dapat bersinergi dan berkolaborasi secara aktif dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat. Gagasan dan pemikiran strategis ICMI juga diharapkan dapat diterapkan menjadi program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon, saya menyampaikan selamat atas pelantikan pengurus MPD ICMI Orda Kabupaten Cirebon periode 2026 sampai dengan 2031,” katanya membacakan sambutan Bupati Cirebon.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar gagasan-gagasan ICMI dapat mendukung program prioritas pembangunan Kabupaten Cirebon.

Pelantikan ini juga mendapat ucapan selamat dari Ketua Umum ICMI, Prof. Dr. Ir. Arif Satria, yang disampaikan secara virtual. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
“Semoga apa yang diberikan ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. Sukses selalu untuk ICMI Orda Kabupaten Cirebon. Menginspirasi, terus mentransformasi,” katanya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang mengusung tema “Arah Kebijakan Daerah Mewujudkan Ketahanan Pangan, Energi Terbarukan, dan Lingkungan Hidup Teratur, Bersih, Maju.”

Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....