Menuju Indonesia Emas, Majalengka Fokus Bangun Generasi Sehat melalui B2SA
- 08 Mei 2026 15:02 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Suasana hangat penuh semangat terlihat di SDN 1 Padahanten, Jumat, 9 Mei 2026. Ratusan siswa duduk rapi sambil menikmati menu sehat yang tersaji di hadapan mereka. Di balik kegiatan sederhana itu, tersimpan langkah besar Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Pemerintah Kabupaten Majalengka resmi meluncurkan Program B2SA atau Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kualitas gizi anak sejak usia dini.
Dalam kegiatan itu, para siswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang, mulai dari konsumsi karbohidrat, protein, sayuran, buah-buahan hingga kebiasaan memilih makanan yang aman dan higienis.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman menegaskan bahwa kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh kesehatan dan pola konsumsi anak sejak dini. Menurutnya, program B2SA menjadi langkah strategis untuk mencegah stunting sekaligus membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
"Pola makan yang benar akan membentuk fisik yang kuat dan otak yang cerdas. Saya ingin anak-anak di Majalengka tumbuh sehat tanpa ancaman stunting. Jika fisiknya sehat, maka semangat belajarnya juga akan tinggi," ujar Eman.
Ia juga mengajak sekolah, guru, orang tua, hingga pemerintah desa untuk bersama-sama mengawasi pola konsumsi anak agar lebih sehat dan terhindar dari kebiasaan jajan sembarangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman mengatakan program B2SA tidak hanya fokus pada ketersediaan pangan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap kualitas makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Menurutnya, makanan sehat tidak selalu mahal. Pemanfaatan bahan pangan lokal dinilai mampu menciptakan menu sehat yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman bagi anak-anak.
Pada tahun 2026, program B2SA menyasar 245 siswa yang belum menerima program makan bergizi gratis. Menu yang diberikan terdiri dari telur, tahu, tempe, sayuran, buah-buahan, susu, hingga makanan ringan bergizi berbahan pangan lokal khas Majalengka.
Kepala SDN 1 Padahanten, Lita Zakiah mengapresiasi dipilihnya sekolah mereka sebagai lokasi peluncuran program tingkat kabupaten. Ia berharap edukasi B2SA mampu membentuk kebiasaan makan sehat di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Kegiatan ditutup dengan pemberian paket makanan sehat secara simbolis kepada para siswa dan makan bersama menu B2SA. Suasana antusias terlihat dari para siswa yang menikmati hidangan sehat sambil mengikuti edukasi tentang pentingnya gizi bagi masa depan mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....