Diseminasi TBQ Jadi Fokus, Kantor Kemenag Majalengka Gelar Rakor PAI 2026

  • 07 Mei 2026 01:45 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2026 yang berfokus pada program Diseminasi Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ). Kegiatan berlangsung di Aula Kemenag pada Selasa, 5 Mei 2026.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., menegaskan pentingnya guru PAI menjadi teladan dalam implementasi program TBQ.

“Program TBQ menyasar sekitar 45 juta siswa muslim di sekolah umum seluruh Indonesia. Tujuannya agar setiap lulusan mahir membaca dan menulis Al-Qur’an. Namun, gurunya harus tuntas terlebih dahulu. Saat ini, baru sekitar 12% yang mencapai predikat Mahir, selebihnya masih di jenjang Madya dan Pratama,” katanya dikutip dari rilis Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka.

Ia juga mendorong terbangunnya High Trust Society di lingkungan pendidikan sebagai fondasi keberhasilan program. “Jika ada rekan yang belum mahir, tugas kita merangkul dan membantu. Kita harus maju bersama demi kemajuan pendidikan agama di Majalengka,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi PAIS Kemenag Majalengka, Dr. Drs. H. Faisal, M.Pd., menjelaskan Rakor ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi program prioritas kementerian. Ia menyebut kemampuan baca Al-Qur’an di kalangan pendidik dan pengawas masih perlu ditingkatkan untuk mencapai standar mahir.

“Program TBQ adalah prioritas utama. Kami mencatat adanya kendala teknis saat penilaian mandiri sebelumnya, mulai dari perangkat hingga koneksi. Rakor hari ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang konkret,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Majalengka sebelumnya telah sukses menjadi tuan rumah Zona III pada kegiatan serupa tingkat Provinsi Jawa Barat. Capaian tersebut menjadi modal untuk memperkuat implementasi program di tingkat daerah.

Rakor ini diharapkan menghasilkan langkah strategis yang dapat diimplementasikan secara berkelanjutan. Hasilnya akan disosialisasikan kembali melalui Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), serta AGPAII di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....