MTsN 10 Cirebon Edukasi Siswa tentang Pertolongan Pertama Psikologis

  • 31 Agt 2026 10:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – MTsN 10 Cirebon bersama Puskesmas Kedaton menggelar edukasi Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) bagi siswa, Kamis 27 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah membangun lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif. Edukasi diberikan untuk membekali siswa dengan pemahaman dasar dalam menghadapi kondisi krisis emosional.

Tim kesehatan dan tenaga ahli dari Puskesmas Kedaton hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Materi yang diberikan antara lain deteksi dini perubahan perilaku, teknik mendengarkan secara aktif, menciptakan rasa aman, serta sistem rujukan bagi siswa yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Konselor Puskesmas Kedaton, Antini mengatakan, luka psikologis sering kali tidak terlihat secara fisik, namun dapat memberikan dampak yang nyata terhadap seseorang.

“Luka psikologis mungkin tidak berdarah dan tidak terlihat oleh mata, tetapi rasa sakitnya sama nyatanya dengan luka fisik. Kerja sama antara Puskesmas Kedaton dan MTsN 10 Cirebon ini adalah langkah nyata untuk menghilangkan stigma tentang kesehatan mental, sekaligus membuktikan bahwa kepedulian bisa menyembuhkan,” ujarnya dikutip dari rilis Kantor Kemenang Kabupaten Cirebon.

Menurut pihak Puskesmas Kedaton, usia remaja merupakan salah satu fase yang rentan menghadapi berbagai tekanan. Tekanan tersebut dapat berasal dari tuntutan akademik, persoalan keluarga, hingga dinamika sosial seperti perundungan atau bullying.

Karena itu, edukasi P3LP diharapkan dapat mendorong warga madrasah lebih peka terhadap perubahan kondisi emosional di lingkungan sekitar. Siswa juga dibekali pemahaman agar dapat memberikan dukungan awal tanpa menghakimi teman yang sedang menghadapi masalah.

Salah seorang siswa kelas 8A, Saeful Madinah mengaku mendapatkan pengetahuan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengatakan, sebelumnya dirinya kerap merasa bingung ketika menghadapi teman yang sedang mengalami tekanan emosional.

“Dulu saya sering bingung kalau ada teman yang tiba-tiba menangis atau terlihat sangat tertekan, takut salah bicara. Setelah ikut kegiatan P3LP dari Puskesmas Kedaton ini, saya jadi tahu cara menjadi pendengar yang baik dan bagaimana menenangkan mereka tanpa menghakimi,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif antara siswa dan pemateri dari Puskesmas Kedaton. Sesi tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk memahami lebih jauh cara menghadapi persoalan psikologis secara tepat.

Melalui kegiatan tersebut, MTsN 10 Cirebon berupaya menempatkan kesehatan mental sebagai bagian penting dalam proses pendidikan. Madrasah berharap program edukasi dan pendampingan dapat terus dikembangkan sehingga tercipta lingkungan belajar yang mendukung siswa untuk tumbuh tidak hanya secara akademik, tetapi juga secara psikologis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....