Kesenjangan Pendidikan Kota dan Desa Masih Jadi Tantangan

  • 04 Mei 2026 08:35 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Disparitas atau kesenjangan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Ciayumajakuning masih menjadi perhatian serius. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kondisi geografis serta kualitas sumber daya manusia di masing-masing wilayah.

Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Saifuddin mengatakan disparitas pendidikan masih belum terselesaikan secara optimal. Ia menilai faktor geografis dan tingkat pendidikan masyarakat menjadi penyebab utama ketimpangan kualitas pendidikan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa akses pendidikan di wilayah desa masih menghadapi berbagai keterbatasan dibandingkan wilayah perkotaan. Hal ini berdampak pada tingkat literasi serta semangat masyarakat dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka.

“Disparitas pendidikan antara desa dan kota masih terjadi akibat faktor geografis dan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya kepada RRI. Pernyataan itu disampaikan pada Minggu, 3 Mei 2026.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan. Peran keluarga dan lingkungan menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan pendidikan di daerah.

Ia menambahkan bahwa pemerintah perlu memperkuat kebijakan yang berorientasi pada pemerataan kualitas pendidikan. Hal ini agar seluruh wilayah mendapatkan akses pendidikan yang setara dan berkualitas.

“Pemerintah perlu memperkuat pemerataan kualitas pendidikan agar tidak terjadi kesenjangan antar wilayah,” ucapnya. Ia menekankan pentingnya upaya tersebut untuk mengurangi ketimpangan antarwilayah.

Dengan langkah tersebut, diharapkan disparitas pendidikan dapat terus ditekan secara bertahap. Upaya bersama dari berbagai pihak diperlukan untuk menciptakan pendidikan yang lebih merata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....