Bupati Kuningan Jelaskan Filosofi “Nanjak” Lantik Pejabat di Cadas Poleng
- 30 Apr 2026 19:42 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Kuningan - Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, mengungkapkan alasan pemilihan Basecamp Cadas Poleng, Desa Cisantana, sebagai lokasi pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut digelar pada Kamis, 30 April 2026 di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai.
Ia menyebut lokasi tersebut sarat makna tentang arah dan tantangan birokrasi ke depan. Pemilihan tempat tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mengandung filosofi mendalam.
Usai melantik empat kepala dinas dan staf ahli, Dian menegaskan bahwa lokasi tersebut menjadi simbol awal perjalanan tugas. Ia menilai jabatan bukan garis finis, melainkan awal dari tanggung jawab baru.
“Cadas Poleng ini sebagai titik nol pendakian yang menggambarkan bahwa jabatan baru bagi para eselon tersebut bukanlah garis finis atau hadiah, melainkan titik awal dari perjalanan panjang yang melelahkan dan penuh tantangan,” katanya.
Ia menjelaskan, analogi “nanjak” atau mendaki dipilih untuk menanamkan kesadaran. Hal itu karena tanggung jawab pejabat akan semakin berat seiring meningkatnya ekspektasi publik.
“Para pejabat yang dilantik hari ini seperti pendaki yang harus siap memikul beban amanah lebih kompleks di pundak mereka,” ujarnya.
Menurut Dian, pemilihan lokasi di jalur pendakian juga memiliki pesan psikologis. Ia mengingatkan agar pejabat tidak terlena dengan jabatan yang diemban.
“Semakin tinggi pohon tumbuh, maka terpaan angin yang menghantam pun akan semakin kencang,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya berpegang pada aturan hukum dalam menghadapi dinamika pemerintahan. Ia juga mengingatkan agar pejabat tidak sekadar mempertahankan jabatan.
Selain itu, Dian menyebut pemilihan lokasi tersebut bertujuan membangun solidaritas tim dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah. Ia meminta seluruh pejabat bergerak cepat dan adaptif.
“Birokrasi tidak boleh lagi berjalan lambat atau sekadar rutinitas, tetapi harus lincah dan progresif layaknya pendaki yang mengejar puncak,” ucapnya menegaskan.
Dari sisi teknis, Dian memastikan para pejabat yang dilantik merupakan hasil proses sistem merit dan manajemen talenta yang terukur. Proses tersebut dilakukan melalui tahapan evaluasi dan uji kompetensi.
“Ini simbol mandat agar pejabat terpilih berani membuka jalan-jalan baru dan melakukan terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat luas, meskipun jalan tersebut tidak mudah,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Kuningan akan menerapkan evaluasi kinerja secara ketat dan berkala. Pengawasan dilakukan untuk memastikan semangat “nanjak” diwujudkan dalam kinerja nyata.
Dian berharap para pejabat yang dilantik mampu meninggalkan jejak pengabdian yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan jabatan bukan sekadar catatan struktural, melainkan bentuk pengabdian nyata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....