Wabup Kuningan Tinjau Rutilahu Milik Warga di Kelurahan Kuningan

  • 22 Apr 2026 00:23 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani bergerak cepat meninjau rumah warga tidak layak huni usai menghadiri talkshow “Saujana Kartini: Merawat Harapan, Mengukir Peran Perempuan Kuningan” di Saung Kopi Hawwu, Selasa, 21 April 2026. Peninjauan dilakukan di kediaman Ibu Mela Maulani di Jalan Otista RT 07 RW 04 Kelurahan Kuningan sebagai tindak lanjut dari kisah perjuangan yang disampaikan dalam forum tersebut.

Dalam talkshow itu, Ibu Mela diperkenalkan sebagai perempuan tangguh yang menjalani kehidupan dengan penuh keterbatasan ekonomi. Bersama suaminya, ia bekerja di sektor barang bekas untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Usai kegiatan, Wakil Bupati langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan. Langkah ini menunjukkan kehadiran pemerintah yang tidak berhenti pada diskusi, tetapi dilanjutkan dengan aksi nyata.

Di lokasi, Wabup mendapati kondisi rumah yang masuk kategori rutilahu dan jauh dari standar kelayakan. Atap rumah berbahan bilik bambu tampak rusak, berlubang, dan sebagian jebol sehingga berisiko membahayakan penghuni saat hujan.

Kondisi bagian dalam rumah juga memprihatinkan dengan dinding lembap dan instalasi listrik yang tidak tertata. Ruang sempit digunakan untuk berbagai aktivitas, termasuk menjemur pakaian di dalam rumah karena keterbatasan ruang.

Melihat kondisi tersebut, Wabup Tuti langsung berkoordinasi dengan RT, RW, dan pihak kecamatan untuk penanganan segera. Ia juga mengarahkan agar keluarga sementara dipindahkan ke tempat yang lebih aman selama proses perbaikan berlangsung.

“Nanti ibu bisa dipindahkan dulu ke tempat yang kosong, biar rumahnya diperbaiki. Akan dibantu oleh lingkungan setempat,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima RRI, Rabu 22 April 2026.

Selain kondisi tempat tinggal, keluarga ini juga menghadapi tantangan lain. Anak pasangan tersebut yang berusia 8 tahun diketahui mengalami stunting dan belum dapat berjalan maupun berbicara.

Dalam kesehariannya, Mela tidak hanya membantu ekonomi keluarga tetapi juga merawat anak dan ibu mertuanya. Meski dalam keterbatasan, ia tetap berusaha bertahan dan menjalani hidup dengan penuh keteguhan.

“Yang penting halal, saya tetap berusaha demi keluarga,” ujarnya.

Kehadiran Wakil Bupati menjadi momen yang sangat berarti bagi keluarga tersebut. Mela mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, seperti mimpi. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati,” ujarnya.

Diketahui, keluarga tersebut sebelumnya telah menerima bantuan sosial seperti bansos dan BPNT. Namun, langkah konkret penanganan rumah menjadi harapan baru untuk kehidupan yang lebih layak.

Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan penanganan rutilahu akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor. Momentum Hari Kartini ini menjadi bukti bahwa semangat kepedulian tidak hanya dirayakan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....