Aliansi Masyarakat Rancahan Sampaikan Aspirasi ke Inspektorat
- 18 Feb 2026 20:22 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - Aliansi Masyarakat Desa Rancahan Kecamatan Gabus Wetan Kabupaten Indramayu mendatangi Kantor Inspektorat Jalan MT Haryono pada Rabu, 18 Februari 2026 .
Setibanya di lokasi, massa aksi secara tertib langsung melakukan orasi secara bergantian di depan Kantor Inspektorat Kabupaten Indramayu. Dalam penyampaian aspirasi, massa menyoroti dugaan ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran desa serta menyampaikan ketidakpuasan terhadap kinerja Kepala Desa Rancahan dalam aspek tata kelola pemerintahan desa.
Massa mendesak aparat pengawas internal pemerintah daerah untuk segera melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, objektif, dan profesional terhadap dugaan permasalahan yang disampaikan, serta mengambil langkah dan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
" Pihak Inspektorat agar segera melakukan audit APBdes, masyarakat butuh transparansi, " ujar Alwi Kordinator aksi.
Aspirasi massa aksi diterima secara langsung oleh Kepala Inspektorat Kabupaten Indramayu, H. Ari Risdianto, A.P., M.Si., didampingi oleh Plt. Kasatpol-PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Asep Afandy Djanwari, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, pihak Inspektorat menyatakan akan menindaklanjuti laporan dan tuntutan masyarakat sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku.
" Kami akan menindaklanjuti laporan dan tuntutan masyarakat sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku," kata Ari Risdianto menegaskan.
Perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu selanjutnya menyampaikan imbauan kepada para demonstran agar membubarkan diri secara tertib, mengingat aspirasi telah diterima serta pada saat yang bersamaan Pemerintah Daerah sedang menerima kunjungan dari pihak BPK-RI.
Menindaklanjuti imbauan tersebut, para demonstran menerima saran dan masukan yang diberikan, kemudian meninggalkan lokasi aksi secara tertib dengan pengawalan aparat keamanan setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....