Pramuka Dilantik, Bergerak Bersama Wujudkan Majalengka Langkung SAE
- 23 Jan 2026 13:20 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Di bawah langit pagi Pendopo Kabupaten Majalengka, semangat kebersamaan Gerakan Pramuka kembali diteguhkan. Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang (Kwarcab).
Badan Pemeriksa Keuangan, serta Badan Kelengkapan Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, menjadi penanda dimulainya babak baru pengabdian Pramuka bagi masyarakat.
Prosesi pelantikan yang digelar di Lapangan Tenis Setda Pendopo Majalengka, Jumat, 23 Januari 2026, bukan sekadar seremonial. Ia menjadi simbol konsolidasi kekuatan moral, sosial, dan kemanusiaan Gerakan Pramuka dalam menjawab tantangan zaman.
Acara diawali dengan nuansa budaya khas Majalengka melalui penampilan Tari Topeng dari siswa-siswi SMPN 3 Ligung. Suasana semakin bermakna dengan penyerahan laporan keuangan kepada Kepala Dispora.
Kemudian penyerahan bibit tanaman dari Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, Kak H. Eman Suherman, kepada pengelola Bumi Perkemahan Cicurug sebagai wujud komitmen terhadap kelestarian lingkungan.
Pelantikan pengurus Mabicab, Kwarcab, LPK, dan Badan Kelengkapan Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka dilakukan langsung oleh Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat, Kak H. Herman Suryatman.
Prosesi berlangsung khidmat, diawali dengan pengucapan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka yang menjadi ruh pengabdian setiap insan Pramuka.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka, Kak H. Eman Suherman, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Ketua Kwarda Jawa Barat sekaligus menegaskan komitmen organisasi untuk terus bergerak bersama masyarakat.
"Harapan kita sederhana namun bermakna, Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka harus langkung sae, lebih bermanfaat, dan lebih dirasakan kehadirannya oleh masyarakat," ujar Kak Eman.
Ia menegaskan, amanat Musyawarah Cabang (Muskab) adalah kepercayaan besar yang harus dijawab dengan kerja nyata. Pramuka, kata dia, tidak boleh berjarak dari persoalan sosial, baik saat terjadi bencana, membantu rumah tidak layak huni, maupun dalam upaya membangun karakter generasi muda.
"Tri Satya dan Dasa Darma bukan sekadar diucapkan, tetapi harus dijalankan. Jika itu kita pegang teguh, Pramuka akan maju dan Majalengka akan semakin baik," katanya.
Sementara itu, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat, Kak H. Herman Suryatman, menaruh harapan besar kepada Kwarcab Pramuka Majalengka. Ia meminta seluruh pengurus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, berlandaskan nilai Satya, Darma, dan Pancasila.
"Kami berharap Gerakan Pramuka Kabupaten Majalengka bisa menjadi yang terbaik di Jawa Barat," ucap Kak Herman.
Ia menekankan bahwa Gerakan Pramuka harus selaras dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, tanpa meninggalkan kearifan lokal Tatar Sunda. Pramuka, menurutnya, harus hadir sebagai solusi nyata di tengah masyarakat.
"Jangan sampai cul dogdog tinggal igel. Pramuka harus dirasakan manfaatnya, membantu masyarakat miskin, membuka akses keterampilan melalui LPK, mendorong wirausaha, dan memperkuat kemandirian ekonomi," ujarnya.
Sebagai penutup, kegiatan bakti sosial dilakukan dengan penaburan ribuan benih ikan di Sungai Citangkurak. Aksi ini menjadi simbol nyata bahwa Gerakan Pramuka Majalengka tidak hanya berbicara tentang janji, tetapi juga aksi untuk masa depan yang lebih lestari dan sejahtera.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....