Kebakaran Kandang Ayam di Majalengka, TNI gerak Cepat Membantu
- 10 Jul 2026 19:26 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka – Asap hitam pekat membumbung tinggi di langit Kasokandel, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memecah ketenangan siang. Kobaran api dengan cepat melahap kandang ayam milik warga di Blok Warnasari, Desa Gandasari, Jumat 10 Juli 2026, memicu kepanikan warga sekitar.
Di tengah situasi genting itu, respons cepat aparat langsung terlihat. Komandan Koramil 1716/Dawuan Kodim 0617/Majalengka, Kapten Cba Sidik, turun langsung ke lokasi memimpin penanganan kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.05 WIB.
Kandang ayam milik Windi tak mampu diselamatkan dari amukan api. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materi ditaksir mencapai Rp500 juta, begitu menerima laporan, jajaran TNI bergerak cepat.
Koordinasi lintas sektor segera dilakukan dengan unsur Forkopimcam, melibatkan Polri, Satpol PP, petugas pemadam kebakaran, PLN, perangkat desa, hingga masyarakat setempat untuk melakukan pemadaman dan pengamanan lokasi.
"Kecepatan dan sinergi menjadi kunci. Berkat kerja sama seluruh unsur, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke permukiman warga," ujar Kapten Cba Sidik di lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung intens hingga sekitar pukul 15.30 WIB. Setelah api berhasil dijinakkan, petugas melanjutkan tahap pendinginan guna memastikan tidak ada bara api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar oleh oknum petani, yang kemudian ditinggalkan hingga api merambat tak terkendali. Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang rawan kebakaran.
Danramil mengimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena risiko yang ditimbulkan sangat besar, baik bagi lingkungan maupun keselamatan warga.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pelaporan dini apabila terjadi kebakaran, agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan tidak meluas.
Dengan respons cepat aparat dan kolaborasi semua pihak, potensi kebakaran yang lebih besar berhasil dicegah, sekaligus menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil dapat berujung pada kerugian besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....