Bolehkah Langsung Minum Es Teh Manis saat Berbuka?

  • 21 Feb 2026 17:40 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Es teh manis saat bulan ramadan selalu menjadi pilihan favorit banyak orang karena rasanya yang menyegarkan. Namun, di balik rasa manis dan dinginnya, ada beberapa dampak kesehatan yang perlu diperhatikan agar momen berbuka tidak terganggu.

1. Asam Lambung Naik

Minuman berkafein seperti teh sebenarnya tidak baik diminum saat buka puasa ketika perut dalam kondisi kosong. Terutama bagi penderita maag, minum es teh dapat memicu kenaikan asam lambung secara drastis sehingga kondisi lambung bisa semakin memburuk.

Teh mengandung kafein yang dapat melemahkan katup antara lambung dan kerongkongan. Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar di dada.

2. Meningkatkan Gula Darah

Es teh yang terlalu manis dapat menyebabkan gula darah naik drastis lalu turun dengan cepat. Anda mungkin merasa segar selama 30 menit, tapi kemudian merasa sangat mengantuk dan lemas saat melaksanakan salat Tarawih.

3. Kenaikan Berat Badan dan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Rutin mengonsumsi gula berlebih telah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko kenaikan berat badan dan berbagai penyakit kardiovaskular. Asupan gula yang tinggi, terutama dari minuman manis dan makanan olahan dapat meningkatkan risiko obesitas yang dapat memicu penyakit jantung koroner, stroke dan diabtes tipe 2.

4. Mengganggu Penyerapan Nutrisi

Mengutip Healthline, teh mengandung senyawa tanin yang dapat memengaruhi penyerapan zat besi dalam tubuh. Bila diminum bersamaan dengan waktu makan, kandungan tanin tersebut bisa mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi dari makanan secara optimal.

5. Membuat Sulit Tidur

Teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan membuat sulit tidur jika dikonsumsi berlebihan saat berbuka puasa. Agar kualitas istirahat tetap terjaga selama Ramadan, sebaiknya batasi minuman berkafein karena dapat mengganggu ritme sirkadian dan fungsi tubuh.

Es teh boleh saja dikonsumsi saat berbuka puasa, namun sebaiknya 15-20 menit setelah makan dan tidak kurang dari dua jam sebelum tidur. Batasi konsumsi kafein maksimal 400 mg per hari dan hindari tambahan gula agar manfaatnya tetap optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....