Bolehkah Orang Dewasa Tidak Berpuasa?
- 13 Mar 2025 08:50 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Sebagai orang dewasa yang beragama Islam, puasa merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan. Namun, ada beberapa kondisi yang memungkinkan seseorang untuk tidak melaksanakan puasa, seperti:
Kondisi yang Memungkinkan Tidak Melaksanakan Puasa
1. Sakit : Jika seseorang menderita penyakit yang dapat memperburuk kondisi kesehatannya jika berpuasa, maka ia dapat meninggalkan puasa.
2. Musafir : Jika seseorang sedang dalam perjalanan jauh (minimal 80 km) dan tidak dapat berpuasa karena kondisi perjalanan, maka ia dapat meninggalkan puasa.
3. Hamil atau menyusui : Wanita hamil atau menyusui dapat meninggalkan puasa jika berpuasa dapat membahayakan kesehatan mereka atau bayi mereka.
| Baca juga: Hindari Makan Berlebihan saat Berbuka Puasa |
4. Lansia : Orang tua yang sudah lanjut usia dan tidak mampu berpuasa karena kondisi kesehatannya dapat meninggalkan puasa.
5. Gila : Orang yang menderita gangguan mental atau gila tidak wajib berpuasa.
Konsekuensi Tidak Melaksanakan Puasa
Jika seseorang tidak melaksanakan puasa tanpa alasan yang sah, maka ia harus membayar fidyah (denda) dan mengqada (mengganti) puasa yang tidak dilaksanakan.
Dalil Al-Quran
1. Surat Al-Baqarah Ayat 183-185
" Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa. (Ayat 183) Puasa itu dilakukan selama beberapa hari tertentu. Maka, barangsiapa di antara kamu yang sakit atau dalam perjalanan, maka wajib menggantinya pada hari-hari lain. Dan bagi orang-orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Ayat 184-185)"
2. Surat Al-Baqarah Ayat 187
" Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu. Mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan diri. Maka Allah mengampunimu dan memberi maaf kepadamu. Sekarang kamupun boleh bercampur dengan mereka dan mencari apa yang telah ditetapkan Allah untukmu. Makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam. "
| Baca juga: Puasa Jadi Madrasah Pengendali Hawa Nafsu |
*Dalil Hadis*
1. Hadis Riwayat Al-Bukhari dan Muslim
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang tidak berpuasa pada bulan Ramadan tanpa udzur, maka tidak ada kebaikan bagi puasanya, walaupun ia berpuasa selama hidupnya." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
2. Hadis Riwayat Al-Bukhari
Dari Aisyah radhiyallahu 'anha, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Puasa itu adalah perlindungan, maka janganlah kamu berbicara keji dan janganlah kamu berbuat keji. Jika ada orang yang memerangi kamu atau menghina kamu, maka katakanlah: 'Saya sedang berpuasa'." (HR. Al-Bukhari)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....