"Jukut Goreng", Lalapan Tradisional jadi Tren Masa Kini
- 30 Sep 2025 07:43 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Seiring dengan berkembangnya kuliner lokal dan kreativitas warung makan Sunda, olahan sayuran bernama jukut goreng makin populer di berbagai kota, terutama di Jawa Barat. Menu sederhana ini kini bukan hanya sebagai lauk tambahan biasa, tetapi mulai dikenal sebagai pendamping yang digemari oleh banyak penikmat kuliner.
Jukut goreng umumnya dibuat dari selada air (watercress) yang digoreng dalam minyak panas hingga kering renyah, lalu ditaburi garam atau kaldu bubuk agar terasa gurih. Di Warung Bu Imas, Bandung, jukut goreng menjadi lauk ikonik yang sering dipesan pelanggan.
| Baca juga: Menu Sederhana Ini jadi Hero di Akhir Bulan |
Keunikan menu ini adalah kombinasi rasa ringan sayuran dengan sensasi gurih dari proses penggorengan. Tekstur keringnya membuat jukut goreng cocok sebagai pelengkap nasi, ayam goreng, atau lauk lainnya. Beberapa warung di Jakarta juga mulai menghadirkan jukut goreng di menu mereka agar sesuai tren kuliner Sunda modern.
Baca: Jukut Goreng, Lalapan Yang Membuat Makan Lebih Nikmat
Namun, di balik popularitasnya, pakar gizi mengingatkan agar konsumsi jukut goreng tidak berlebihan. Karena proses menggoreng sayuran pada suhu tinggi dapat meningkatkan kandungan kalori dan menurunkan kandungan gizi sayuran aslinya. Terlebih jika minyak yang dipakai berulang, dapat menambah risiko kesehatan.
Di Cirebon sendiri, Warung Tiga Rasa melaporkan bahwa jukut goreng telah menjadi salah satu menu favorit para pengunjung. Dengan harga terjangkau mulai Rp 5.000 per porsi, warung tersebut mengombinasikan jukut goreng dengan lauk goreng serta sambal khas, menjadikannya paket makan lengkap yang diminati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....