Mengetahui Lebih Banyak Tentang Hernia
- 31 Agt 2026 22:17 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID,Cirebon - Hernia merupakan kondisi ketika bagian organ atau jaringan di dalam tubuh menonjol melalui area otot atau jaringan yang melemah. Kondisi ini paling sering terjadi di bagian perut, termasuk selangkangan dan sekitar pusar. Meski sering dianggap hanya sebagai benjolan biasa, hernia perlu dikenali karena pada kondisi tertentu dapat menimbulkan komplikasi serius. MedlinePlus menyebut hernia dapat dialami laki-laki, perempuan maupun anak-anak.
Salah satu jenis yang cukup dikenal adalah hernia inguinalis, yaitu ketika jaringan atau bagian organ dari rongga perut menonjol melalui area yang lemah pada dinding perut bagian bawah, tepatnya di sekitar selangkangan. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), hernia inguinalis dapat berisi jaringan lemak atau bagian dari usus halus. Kondisi ini dapat terjadi pada salah satu maupun kedua sisi selangkangan.
Penyebab Hernia tidak selalu dapat ditentukan secara pasti. Namun, kelemahan dinding otot perut dapat diperburuk oleh peningkatan tekanan di dalam perut, misalnya akibat mengangkat beban berat, mengejan saat buang air besar, batuk kronis atau aktivitas tertentu yang memberikan tekanan berulang pada perut. Beberapa hernia juga sudah memiliki kelemahan sejak lahir, tetapi baru terlihat ketika seseorang beranjak dewasa.
Gejala yang umum adalah munculnya benjolan di selangkangan, perut atau sekitar pusar. Benjolan tersebut dapat terlihat lebih jelas ketika seseorang berdiri, batuk, bersin, mengejan atau mengangkat sesuatu, dan pada sebagian kasus dapat mengecil ketika berbaring. Hernia juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, nyeri, berat atau sensasi terbakar di area yang mengalami penonjolan.
Hernia juga memiliki beberapa jenis berdasarkan lokasi kemunculannya, antara lain hernia inguinalis di selangkangan, hernia umbilikalis di sekitar pusar, hernia insisional yang dapat muncul pada bekas sayatan operasi, serta hernia hiatus ketika bagian atas lambung menonjol melalui celah pada diafragma menuju rongga dada. Setiap jenis dapat memberikan gejala dan membutuhkan penanganan yang berbeda, sehingga diagnosis dokter diperlukan untuk menentukan jenis hernia yang dialami.
Masyarakat perlu waspada apabila benjolan tiba-tiba membesar, menjadi sangat nyeri, berubah warna, tidak dapat kembali masuk seperti sebelumnya, atau disertai mual, muntah, perut kembung dan sulit buang air besar maupun buang angin. Kondisi tersebut dapat menandakan hernia terjepit atau mengalami strangulasi, yaitu terhambatnya aliran darah ke jaringan yang terjebak, yang merupakan keadaan darurat medis.
Penanganan hernia bergantung pada jenis, ukuran, lokasi, gejala dan kondisi pasien. Dokter biasanya melakukan pemeriksaan fisik dan dalam keadaan tertentu dapat menggunakan pemeriksaan pencitraan seperti USG atau CT scan. Pada sejumlah kasus, terutama hernia yang menimbulkan keluhan atau komplikasi, tindakan operasi diperlukan untuk memperbaiki bagian dinding yang melemah. Karena itu, benjolan yang dicurigai sebagai hernia sebaiknya tidak didiagnosis atau ditangani sendiri, melainkan diperiksakan kepada tenaga kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....