Efek Minum Air Dingin atau Air Es setelah Olahraga
- 31 Agt 2026 21:56 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID,Cirebon - Setelah berolahraga, tubuh kehilangan cairan melalui keringat sehingga minum menjadi bagian penting dari proses pemulihan. Banyak orang memilih air dingin atau air es karena terasa lebih menyegarkan. Namun, apakah minum air dingin setelah olahraga berbahaya bagi tubuh? Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa suhu air yang diminum dapat memengaruhi sensasi panas dan respons tubuh, tetapi air dingin pada dasarnya bukan sesuatu yang harus dihindari setelah berolahraga.
Air dengan suhu rendah dapat memberikan sensasi sejuk dan membantu mengurangi rasa panas, terutama setelah aktivitas fisik di lingkungan yang panas. Penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Sports Medicine menemukan bahwa konsumsi minuman bersuhu sekitar 4 derajat Celsius setelah aktivitas di lingkungan panas dapat membantu menurunkan suhu tubuh inti dan membuat tubuh terasa lebih nyaman dibandingkan minuman bersuhu 28 derajat Celsius.
Mengapa air dingin terasa lebih menyegarkan setelah olahraga? Saat berolahraga, suhu tubuh meningkat dan tubuh berusaha mendinginkan diri melalui pengeluaran keringat. Masuknya cairan dingin memberikan efek pendinginan tambahan ketika air tersebut menghangat di dalam tubuh. Penelitian lain pada aktivitas olahraga menunjukkan bahwa konsumsi air dingin dapat menghasilkan kenaikan suhu inti tubuh yang lebih kecil dibandingkan air bersuhu ruang, meskipun manfaatnya sangat bergantung pada kondisi lingkungan dan jenis aktivitas.
Apakah air es dapat menyebabkan tubuh “kaget” atau membahayakan jantung? Klaim bahwa minum air es setelah olahraga secara otomatis menyebabkan jantung berhenti atau menimbulkan bahaya serius tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Penelitian mengenai suhu minuman justru menunjukkan bahwa air dingin dapat dikonsumsi dalam konteks olahraga dan kondisi panas. Meski demikian, seseorang sebaiknya tidak langsung menenggak dalam jumlah sangat banyak sekaligus karena dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut, terutama setelah aktivitas berat.
Cara minum yang tepat setelah olahraga yaitu paling penting bukan apakah air tersebut dingin atau tidak, melainkan memastikan tubuh mendapatkan kembali cairan yang hilang. Air putih dapat menjadi pilihan untuk aktivitas olahraga biasa dengan durasi dan intensitas yang tidak terlalu tinggi. Pada olahraga berkepanjangan atau aktivitas dengan keringat sangat banyak, kebutuhan cairan dan elektrolit dapat berbeda sehingga perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan lingkungan.
Penelitian yang dimuat di Sports Medicine juga menyimpulkan bahwa dalam kondisi tertentu, atlet dapat memilih suhu minuman yang paling nyaman dan mudah diminum karena rasa nyaman tersebut dapat membantu mempertahankan status hidrasi. Dengan demikian, siapa pun yang selesai berolahraga boleh minum air dingin atau air es selama tubuh dapat menerimanya dengan baik. Tidak ada bukti kuat bahwa air dingin setelah olahraga secara umum berbahaya bagi orang sehat.
Minum air dingin setelah olahraga justru dapat memberikan sensasi menyegarkan dan membantu proses pendinginan tubuh, khususnya ketika berolahraga dalam kondisi panas. Namun, jangan menjadikan suhu air sebagai satu-satunya perhatian. Yang lebih penting adalah mengganti cairan yang hilang secara bertahap, memperhatikan kondisi tubuh dan memilih minuman yang nyaman dikonsumsi. Jika setelah olahraga muncul keluhan seperti pusing berat, kebingungan, mual hebat atau kondisi tubuh yang tidak membaik, sebaiknya segera mendapatkan pertolongan medis karena kondisi tersebut dapat berkaitan dengan gangguan akibat panas atau dehidrasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....