Mengenal Masuk Angin dari Segi Medis

  • 31 Jul 2026 23:58 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Istilah masuk angin sudah sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia. Namun, apa sebenarnya masuk angin dari sudut pandang medis? Menurut Kementerian Kesehatan, masuk angin bukanlah nama suatu penyakit dalam dunia kedokteran, melainkan istilah yang digunakan masyarakat untuk menggambarkan sekumpulan gejala seperti badan pegal, meriang, perut kembung, mual, sakit kepala, hingga mudah lelah.

Kondisi yang sering disebut masuk angin dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa, dan dapat terjadi kapan saja ketika tubuh sedang mengalami infeksi virus, kelelahan, kurang istirahat, atau gangguan kesehatan lainnya. Karena itu, tenaga medis lebih memilih mencari penyebab pasti dari keluhan pasien dibanding mendiagnosis "masuk angin".

Secara medis, gejala yang dianggap sebagai masuk angin sering kali berkaitan dengan influenza (flu), infeksi saluran pernapasan atas, gangguan pencernaan, atau kondisi lain seperti maag. Itulah sebabnya dua orang yang sama-sama mengaku masuk angin belum tentu mengalami penyakit yang sama.

Dokter akan melakukan pemeriksaan berdasarkan keluhan yang dirasakan pasien, seperti demam, batuk, pilek, nyeri otot, mual, muntah, atau perut kembung. Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter dapat menentukan apakah penyebabnya adalah infeksi virus, bakteri, gangguan lambung, atau penyakit lain yang memerlukan penanganan khusus.

Masyarakat Indonesia juga mengenal berbagai cara untuk meredakan keluhan masuk angin, seperti minum air hangat, beristirahat, atau melakukan kerokan. Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa kerokan dapat memberikan rasa nyaman pada sebagian orang, tetapi bukan berarti menyembuhkan penyebab penyakitnya. Jika keluhan disebabkan infeksi atau penyakit tertentu, pengobatan tetap harus disesuaikan dengan diagnosis medis.

Para ahli kesehatan mengingatkan agar masyarakat tidak menganggap semua keluhan sebagai masuk angin. Bila gejala disertai demam tinggi, sesak napas, nyeri dada, muntah terus-menerus, atau berlangsung lebih dari beberapa hari, penderita dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Dengan memahami pengertian masuk angin dari sisi medis, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam mengenali gejala yang muncul dan tidak menunda pemeriksaan bila kondisi memburuk. Menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan bergizi, tidur yang cukup, olahraga rutin, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai penyakit yang sering dianggap sebagai "masuk angin".

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....