Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026

  • 03 Agt 2026 08:11 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Agustus 2026 menjadi momen yang sangat dinantikan para pengamat bintang dan pencinta fenomena langit karena menghadirkan deretan fenomena langit langka. Rangkaian pertunjukan astronomi ini mencakup parade planet di pagi hari, dua gerhana sekaligus, hingga hujan meteor Perseid dengan kondisi pengamatan sempurna.

Dilansir dari Nationalgeographic.com, Senin 3 Agustus 2026, fenomena diawali dengan parade planet pra-fajar yang menampilkan Mars, Uranus, Saturnus, Neptune, Merkurius, hingga Jupiter secara sejajar di ufuk timur. Momen puncak konjungsi ini terjadi pada kurun waktu 8 hingga 11 Agustus ketika bulan membentuk garis diagonal indah bersama planet-planet tersebut.

Pada 7 Agustus, pengamat bintang di wilayah Amerika Serikat dapat menyaksikan peristiwa langka fenomena okultasi bulan terhadap gugus bintang Pleiades. Selanjutnya, peristiwa paling dinantikan berupa Gerhana Matahari Total akan melintasi wilayah Greenland, Islandia, dan Spanyol pada 12 Agustus 2026.

Puncak hujan meteor Perseid yang terjadi pada 12 hingga 13 Agustus diprediksi akan menyajikan pemandangan spektakuler tanpa gangguan cahaya bulan. Di bawah langit malam yang gelap pekat, masyarakat di berbagai belahan dunia berpotensi menyaksikan lebih dari 100 meteor melintas setiap jamnya.

"Kondisi langit tanpa bulan saat puncak Perseid menjadikan pengamatan tahun ini sebagai salah satu yang terbaik dalam beberapa dekade," rilis laporan pengamat astronomi internasional.

Memasuki akhir bulan, Gerhana Bulan Sebagian akan terjadi pada 27 hingga 28 Agustus dengan bayangan bumi yang menutupi sekitar 96 persen permukaan bulan. Fenomena ini disusul oleh fase Bulan Purnama Sturgeon yang mencapai puncak pendar cahayanya secara memukau pada 28 Agustus.

Parade fenomena langit bulan Agustus ditutup oleh fenomena konjungsi dekat antara Bulan dan Saturnus pada tanggal 30 hingga 31 Agustus. Bersamaan dengan itu, periode akhir Agustus juga menjadi penanda dimulainya musim fenomena Aurora Borealis di kawasan Arktik seperti Alaska, Kanada, dan Skandinavia.

Rangkaian fenomena astronomi akbar sepanjang bulan Agustus 2026 ini serupa dengan peristiwa Great American Eclipse yang sempat memukau publik dunia. Kejadian sejarah tersebut juga menghadirkan gelombang fenomena langit beruntun yang berhasil menarik perhatian jutaan pasang mata di seluruh penjuru bumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....