HKG PKK ke-54 Jadi Momentum Perkuat Peran Kader dalam Pendampingan Keluarga

  • 02 Okt 2026 08:55 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Jawa Barat menjadi momentum memperkuat peran kader dalam membantu keluarga dan masyarakat. Puncak peringatan HKG PKK ke-54 berlangsung di Bale Gede Pakuan, Kota Bandung, Selasa, 29 September 2026, dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Samantha Dewi Erwan Setiawan dan Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri pengurus TP PKK kabupaten dan kota se-Jawa Barat, termasuk Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon Nunung Roosmini Imron. Dalam kesempatan tersebut, Nunung Roosmini Imron menerima penghargaan sebagai Juara 1 Pilot Project Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat Samantha Dewi Erwan Setiawan mengatakan, kader PKK memiliki posisi penting karena berada dekat dengan masyarakat dan berinteraksi langsung dengan keluarga. “Kader adalah orang yang paling dekat dengan masyarakat. Kader yang datang ke lingkungan, bertemu dengan keluarga, mendengar cerita dan keluhan masyarakat serta ikut mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada,” katanya dikutip dari rilis Pemkab Cirebon.

Menurutnya peringatan HKG PKK ke-54 tidak sekadar menjadi kegiatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat pelaksanaan 10 program pokok PKK dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga. Ia menjelaskan, keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk belajar, membangun kebiasaan hidup sehat, menerima nilai kehidupan, serta membentuk karakter yang menentukan masa depan generasi berikutnya.

“Karena kalau kita bicara tentang PKK, sebenarnya kita sedang bicara tentang keluarga. Semuanya dimulai dari keluarga,” ujarnya. Ia berharap kader PKK terus hadir membantu masyarakat, termasuk memberikan perhatian kepada keluarga yang membutuhkan, mendukung perempuan untuk berkembang, serta mendampingi anak yang membutuhkan perhatian.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan, perjalanan PKK selama 54 tahun merupakan perjalanan gerakan yang dekat dengan masyarakat karena bekerja pada lingkungan yang menentukan masa depan bangsa, yakni keluarga. Ia mengatakan, tema HKG PKK ke-54 tahun 2026, “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, menjadi pengingat agar kegiatan PKK memberikan manfaat langsung bagi keluarga.

“PKK jangan berhenti pada kegiatan seremonial saja, tetapi harus terus hadir sebagai gerakan yang memberikan manfaat nyata sampai ke tingkat keluarga,” katanya.

Menurutnya, PKK memiliki peran dalam membantu memastikan kelahiran sehat, pemenuhan gizi anak, pendampingan keluarga, penguatan peran perempuan, pendidikan anak, hingga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi. Ia mengapresiasi kader PKK di tingkat provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, kelurahan, dan desa yang selama ini membantu pemerintah menangani berbagai persoalan, termasuk stunting dan gizi buruk di Jawa Barat.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Jawa Barat turun dari 21,7 persen pada 2023 menjadi 15,9 persen pada 2024, atau turun 5,8 persen dalam satu tahun. Ia menegaskan, pemerintah dan PKK membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak agar kebijakan pembangunan dapat sampai dan memberikan manfaat bagi keluarga di Jawa Barat.

Ketua TP PKK Kabupaten Cirebon Nunung Roosmini Imron bersama pengurus TP PPK Kabupaten Cirebon menerima penghargaan sebagai Juara 1 Pilot Project Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2025. (Foto: Dok. Pemkab Cirebon)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....