Pemerintah Kota Cirebon Siapkan Penataan dan Revitalisasi Pasar Pagi
- 03 Sep 2026 16:17 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon menyiapkan langkah penataan dan revitalisasi kawasan Pasar Pagi sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Upaya tersebut diarahkan untuk mengembalikan daya tarik pasar sekaligus mendorong kembali pertumbuhan aktivitas perdagangan.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo didampingi Sekretaris Daerah Iing Daiman meninjau kondisi kawasan Pasar Pagi dan Pusat Grosir Cirebon, Rabu, 2 September 2026. Dalam kunjungan tersebut, Effendi melihat sejumlah potensi aset dan ruang yang dapat dikembangkan untuk mendukung aktivitas perdagangan dan ekonomi kreatif.
Effendi mengatakan Perumda Pasar Kota Cirebon telah mulai melakukan sejumlah inovasi yang akan diterapkan secara bertahap di pasar-pasar lainnya. Penataan berikutnya di Pasar Pagi juga akan dilakukan oleh direksi baru Perumda Pasar.
"Beberapa inovasi yang dilakukan oleh Perumda Pasar mulai kita aplikasikan secara bertahap. Di Pasar Pagi, penataan berikutnya juga akan dilakukan oleh direksi yang baru," ujar Effendi Edo yang dikutip dari keterangan rilis Pemerintah Kota Cirebon pada Rabu, 2 Agustus 2026.
Menurut Effendi, penurunan aktivitas dan pendapatan pasar perlu menjadi perhatian bersama. Pemerintah Kota Cirebon melalui Perumda Pasar berkomitmen mencari langkah yang tepat untuk membangkitkan kembali geliat perdagangan.
"Dengan kondisi pasar saat ini, pendapatan para pedagang memang menurun. Insyaallah pemerintah melalui Perumda Pasar akan membangkitkan kembali semuanya. Kita ingin kejayaan Pasar Pagi ini bisa kita kembalikan," katanya.
Penataan Pasar Pagi tidak hanya diarahkan pada aktivitas jual beli, tetapi juga pengembangan potensi kawasan di sekitarnya. Keberadaan Kali Sukalila dan Kalibaru menjadi bagian dari konsep pengembangan kawasan untuk menarik lebih banyak masyarakat.
Salah satu konsep yang disiapkan yakni pengembangan kawasan kuliner di bagian belakang dan lantai dua Pasar Pagi. Area tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pusat kuliner sekaligus ruang untuk berbagai kegiatan kreatif.
"Ini salah satu inovasinya, kuliner. Kita coba kembangkan di bagian belakang dan lantai dua sebagai pusat kuliner dan kegiatan lainnya. Kita juga ingin menopang keberadaan Kali Sukalila dan Kalibaru," ujarnya.
Penataan juga akan menyasar fungsi lahan parkir yang masih digunakan untuk aktivitas berdagang. Pedagang yang menggunakan area parkir akan diarahkan masuk ke dalam area pasar yang telah disiapkan.
"Ruang parkir harus digunakan untuk parkir, bukan untuk berjualan. Masih ada beberapa ruang parkir yang digunakan untuk berdagang. Ini akan kita tertibkan. Para pedagang nanti kita masukkan ke dalam pasar, sehingga tidak lagi berjualan di lahan parkir," ucapnya.
Effendi mengajak masyarakat, khususnya pedagang, untuk mendukung proses penataan dan revitalisasi Pasar Pagi. Menurutnya, upaya membangkitkan kembali aktivitas pasar membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, Perumda Pasar, pedagang, dan masyarakat.
"Mudah-mudahan masyarakat juga memberikan support dan bisa berkolaborasi dengan Perumda Pasar untuk membangkitkan kembali seluruh pasar yang ada di Kota Cirebon," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....