Apel Kebangsaan, Pemkab Cirebon Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kondusivitas

  • 18 Agt 2026 07:10 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan, toleransi, dan kebersamaan untuk mewujudkan Kabupaten Cirebon yang aman dan kondusif. Pesan tersebut disampaikan dalam Apel Kebangsaan bertajuk “Jaga Rawat Jawa Barat” yang digelar Polresta Cirebon, Jumat, 14 Agustus 2026.

Ia mengatakan, Kabupaten Cirebon memiliki akar sejarah yang kuat sebagai daerah yang digagas dan dibangun oleh tokoh Wali Sanga, Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Nilai-nilai kedamaian dan kebersamaan yang diwariskan menjadi modal penting untuk menjaga kehidupan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.

“Cirebon adalah daerah yang dulu digagas dan dibangun oleh Kanjeng Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah). Menjaga daerah ini berarti merawat dan memelihara kebersamaan untuk modal utama pembangunan Kabupaten Cirebon,” katanya dikutip dari rilis Pemkab Cirebon.

Apel Kebangsaan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon serta ratusan perwakilan elemen masyarakat. Kegiatan itu merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Jawa Barat untuk memperkuat sinergi kebangsaan dan menjaga kondusivitas wilayah secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, khususnya Polresta Cirebon, yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, apel kebangsaan menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan solidaritas masyarakat di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon beserta seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Kapolres beserta jajaran yang telah mengadakan kegiatan Apel Kebangsaan ini. Ini adalah langkah yang sangat mulia dan strategis, mudah-mudahan Cirebon senantiasa aman, damai, dan kondusif,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan mencegah munculnya potensi perpecahan. Ia mengajak para pemuda dan seluruh masyarakat memegang teguh nilai toleransi serta kearifan lokal yang diwariskan Sunan Gunung Jati.

“Kepada anak-anak muda, para pemuda, dan seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon, mari kita jaga persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai toleransi harus terus kita pelihara,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, kebersamaan harus diwujudkan melalui kerja nyata untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan daerah.

“Maknanya adalah kita selalu bersinergi antara seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan juga seluruh elemen masyarakat. Mudah-mudahan kita semua bisa terus bersatu padu untuk menjaga dan merawat Kabupaten Cirebon agar tetap aman dan sejahtera,” ujarnya.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama menjelaskan, gerakan “Jaga Rawat Jawa Barat” merupakan gagasan Kapolda Jawa Barat yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh polres dan polresta jajaran Polda Jawa Barat. Di Kabupaten Cirebon, kegiatan tersebut melibatkan unsur pimpinan daerah, TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat.

“Jadi kami semua di sini, bersama Pak Bupati, Ibu Ketua Dewan, Pak Dandim, serta unsur TNI lainnya, bersatu padu dan berkomitmen bersama seluruh elemen masyarakat yang ada untuk menjaga Kabupaten Cirebon tetap aman. Kami ingin merawat Kabupaten Cirebon sehingga warga merasa aman, nyaman, dan tenang tinggal di sini,” katanya.

Melalui Apel Kebangsaan tersebut, seluruh unsur di Kabupaten Cirebon menegaskan komitmen untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Kondusivitas wilayah dinilai menjadi salah satu fondasi penting agar pembangunan Kabupaten Cirebon dapat berjalan secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....