Pemkab Majalengka Perbaiki 284 Titik Jalan dan Jembatan Rusak
- 24 Apr 2026 15:32 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Majalengka - Pemerintah Kabupaten Majalengka (Pemkab Majalengka), Jawa Barat, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur. Hal ini diwujudkan melalui alokasi anggaran sebesar Rp143 miliar untuk perbaikan 284 titik jalan dan jembatan rusak pada tahun anggaran 2026.
Program tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas wilayah. Selain itu, upaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, menyampaikan bahwa pelaksanaan perbaikan dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun. Proses tersebut menyesuaikan kemampuan anggaran daerah serta tahapan administratif yang harus dilalui.
"Ada sekitar 284 titik jalan dan jembatan yang akan diperbaiki selama tahun ini. Prosesnya bertahap, targetnya sampai akhir tahun," ujar Bupati Eman pada Jumat, 24 April 2026.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, sektor infrastruktur tetap menjadi prioritas utama. Perbaikan difokuskan pada ruas jalan yang mengalami kerusakan parah dan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat.
Pemerintah daerah, kata Eman, berupaya memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran. Langkah ini dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
"Di tengah efisiensi, kami tetap memprioritaskan pembangunan yang paling dibutuhkan masyarakat. Saya sebagai bupati tentu ingin kondisi jalan di Majalengka semakin baik," ucapnya menegaskan.
Sejumlah ruas jalan strategis yang menjadi perhatian publik masuk dalam daftar prioritas perbaikan. Di antaranya jalur Babajurang-Jatitujuh, Majalengka-Dawuan, Balida-Panongan, Ranji-Sukaraja Kulon, Sangiang-Banjaran, Campaga-Talaga-Sukamantri, hingga wilayah Bantarujeg.
Selain itu, peningkatan jalur Tonjong-Jatiwangi turut mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi. Nilainya sebesar Rp12 miliar dengan tambahan dana pendamping dari Kabupaten Majalengka sebesar Rp3 miliar.
Menanggapi keluhan masyarakat di media sosial, Bupati meminta warga untuk bersabar. Ia menegaskan proses perbaikan membutuhkan mekanisme penganggaran dan lelang yang ketat.
"Uang itu bukan uang pribadi, semua harus melalui tahapan. Apalagi dengan pola kompetisi tahun ini yang sangat ketat," ujarnya.
Eman juga mengajak masyarakat untuk tidak berspekulasi negatif. Pemerintah, kata dia, terus berupaya mencari dukungan anggaran tambahan dari pemerintah pusat maupun provinsi.
Di sisi lain, rencana perbaikan ini mendapat sambutan positif dari warga. Asep (45), warga Sukaraja, berharap proyek tersebut dapat segera direalisasikan.
"Kalau bisa jangan lama-lama, karena sangat menghambat, apalagi untuk yang kerja setiap hari," ucapnya. Kondisi jalan rusak, menurutnya, telah mengganggu aktivitas sehari-hari.
Senada, Siti (38) berharap kualitas pembangunan menjadi perhatian utama. Ia menilai perbaikan harus dilakukan secara optimal agar tidak cepat rusak kembali.
"Kami senang ada perbaikan, tapi kualitasnya juga harus bagus supaya tidak cepat rusak lagi," katanya. Harapan tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat akan infrastruktur yang berkelanjutan.
Melalui program ini, Pemkab Majalengka diharapkan mampu menghadirkan infrastruktur yang lebih baik. Upaya tersebut juga diharapkan meningkatkan mobilitas masyarakat serta memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi daerah "Langkung SAE".
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....