Pemkab Majalengka Gelar Gerakan Pangan Murah jelang Iduladha 2026

  • 22 Mei 2026 15:30 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 M, Pemkab Majalengka melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas harga barang kebutuhan pokok dan mengendalikan inflasi daerah.

Program ini terintegrasi dengan sistem SIMAMA dan digelar secara strategis untuk menjaga daya beli masyarakat. Pada Jumat, 22 Mei 2026 pagi, Lapangan Bola Babakan Koda, Kecamatan Majalengka, menjadi lokasi pelaksanaan GPM.

Sejak loket dibuka pukul 08.00 WIB, antusiasme warga langsung memuncak. Ratusan masyarakat didominasi ibu rumah tangga rela mengular panjang untuk memperoleh komoditas pangan berkualitas dengan harga lebih terjangkau dibanding pasaran umum.

Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa kegiatan rutin ini merupakan salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi. Program ini sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pasar.

"Dalam rangka mendukung pemerintah menjaga stabilitas ekonomi, kami rutin mengadakan GPM ini, baik pada momen tertentu maupun secara berkala setiap bulan. Lokasinya diputar agar merata di 26 kecamatan di Kabupaten Majalengka," ujarnya.

Gatot menambahkan, kehadiran pasar murah ini diharapkan bisa langsung meringankan beban ekonomi keluarga. Dengan adanya GPM, daya beli masyarakat meningkat karena komoditas dijual di bawah harga pasar sehingga sangat membantu kebutuhan dapur warga.

Dalam pelaksanaan GPM kali ini, DKP3 menggandeng Perum Bulog untuk memastikan ketersediaan pasokan. Beberapa komoditas yang paling diburu warga antara lain beras medium program SPHP seharga Rp58.000 per kemasan 5 kilogram, serta minyak goreng MinyaKita seharga Rp17.000 per liter.

Antusiasme masyarakat yang tinggi ini pun disambut positif oleh pihak penyelenggara. Salah satu warga, Cucu (42) dari Kecamatan Majalengka, mengaku sangat terbantu dengan adanya program GPM tersebut.

"Sangat membantu, apalagi menjelang Idul Adha biasanya harga di pasar mulai naik. Di sini beras dan minyak jauh lebih murah," ucapnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, potongan harga yang diberikan sangat terasa bantuannya untuk kebutuhan emak-emak seperti dirinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....