Pilihan Pakan Puyuh Terbaik agar Pertumbuhan Optimal
- 25 Mei 2026 21:05 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Dalam industri peternakan burung puyuh, pakan memegang peranan paling krusial. Tak tanggung-tanggung, komponen pakan menyumbang sekitar 60 hingga 70 persen dari total biaya operasional. Oleh karena itu, pemilihan jenis pakan yang tepat bukan sekadar memberi makan agar kenyang, melainkan investasi strategis untuk memastikan pertumbuhan puyuh berjalan optimal dan produktivitas telurnya tinggi.
Bagi para peternak, baik skala rumahan maupun komersial, memahami fase pertumbuhan puyuh dan kebutuhan nutrisinya adalah kunci utama. Dilansir dari gdm.id Selasa, 26 Agustus 2025 Pertumbuhan burung puyuh sangat dipengaruhi oleh jenis pakan yang Anda berikan setiap hari. Semakin tepat pilihan pakannya, semakin cepat pula burung tumbuh sehat dan produktif. Berikut beberapa pilihannya:
1. Jagung
Biji jagung merupakan pemasok karbohidrat yang efektif untuk menjaga burung puyuh tetap lincah dan berenergi. Dalam budidaya cara ternak burung puyuh di rumah, jagung memang sering dijadikan pakan utama, meskipun harganya agak lebih tinggi. Untuk menekan biaya, Anda bisa mengombinasikannya dengan pakan tambahan lain tanpa mengurangi nilai gizinya. Dengan cara ini, burung tetap bertenaga, sementara biaya pakan lebih terkendali.
2. Dedak Padi atau Bekatul
Meski sering dianggap limbah, dedak padi justru punya nilai gizi yang bagus untuk puyuh. Kandungan proteinnya bisa menjadi penunjang pertumbuhan, meski serat kasarnya kadang sulit dicerna. Kuncinya adalah memberikan dalam jumlah yang tidak berlebihan. Pastikan juga dedak masih segar agar tidak berbau tengik yang bisa menurunkan selera makan burung.
3. Tepung Tulang
Jangan remehkan tepung tulang, karena bahan ini kaya kalsium dan fosfor yang sangat dibutuhkan puyuh. Nutrisi tersebut akan mempercepat proses bertelur sekaligus membuat cangkang telur lebih kuat. Biasanya tepung ini dicampur dengan pakan lain agar gizinya lebih seimbang. Dengan tambahan kecil saja, hasilnya bisa terlihat cukup signifikan.
4. Pelet Khusus Puyuh
Kalau Anda mencari pakan yang praktis sekaligus bergizi lengkap, pelet bisa jadi pilihan terbaik. Dalam penerapan cara ternak burung puyuh di rumah, pelet memudahkan Anda mengatur porsi makan harian karena sudah diformulasikan secara khusus. Pakan ini juga dijual dalam jumlah banyak, cocok untuk skala ternak yang lebih besar. Dengan cara ini, perawatan jadi lebih efisien sekaligus menghemat waktu.
5. Sorgum
Sorgum kerap dijuluki sebagai “alternatif jagung” karena kandungan proteinnya lebih melimpah. Namun, ada zat tanin di dalamnya yang bisa mengganggu pencernaan jika tidak hati-hati memilih. Triknya, gunakan sorgum berwarna terang karena kadar taninnya lebih rendah. Dengan begitu, puyuh tetap mendapat protein maksimal tanpa risiko masalah pencernaan.
6. Dedak Gandum
Dedak gandum punya perpaduan nutrisi berupa protein, lemak, dan serat. Jika diberikan dalam jumlah tepat, bahan ini bisa menjadi pelengkap yang baik untuk menu pakan. Namun, seratnya yang kasar perlu diwaspadai karena bisa mengganggu sistem pencernaan jika terlalu banyak. Jadi, lebih aman jika dijadikan campuran saja, bukan pakan tunggal.
7. Singkong/Ketela
Singkong bisa menjadi opsi murah meriah untuk menggantikan jagung. Kandungan karbohidratnya cukup tinggi, meski proteinnya masih kalah. Perlu diingat, singkong pahit sebaiknya jangan diberikan karena berbahaya bagi puyuh. Jika memilih singkong yang aman, bahan ini bisa membantu menekan biaya pakan dengan hasil tetap memuaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....