RRI Fest 2026 Dorong UMKM Indonesia Tembus Pasar Global
- 12 Sep 2026 01:31 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) didorong memperkuat daya saing melalui pemanfaatan teknologi, kemitraan, dan perluasan akses pasar agar mampu naik kelas dan menembus pasar global. Dorongan tersebut disampaikan dalam Webinar Nasional RRI Fest 2026 dengan tema “Saatnya Menembus Pasar Global” yang digelar secara daring pada Kamis, 3 September 2026.
Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia Helvi Yuni Moraza mendorong pelaku UMKM untuk memperkuat daya saing agar mampu menembus pasar global. Ia mengatakan UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, termasuk dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Menurutnya, tantangan saat ini bukan hanya meningkatkan jumlah UMKM, tetapi memastikan semakin banyak usaha yang produktif, memenuhi standar, terhubung dengan rantai pasok, dan mampu memasuki pasar yang lebih luas.
“UMKM merupakan kekuatan utama perekonomian Indonesia. Ketika UMKM tumbuh, yang tumbuh bukan hanya usaha, tetapi juga kesempatan kerja, pendapatan masyarakat dan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia menyebut terdapat tiga kunci yang perlu diperkuat secara bersamaan agar UMKM dapat naik kelas dan menembus pasar global, yakni teknologi, kemitraan, dan perluasan akses pasar. Ketiganya dinilai saling berkaitan dalam meningkatkan produktivitas sekaligus memperluas peluang usaha.
“Teknologi meningkatkan produktivitas dan inovasi, kemitraan memperkuat skala dan standar, sementara akses pasar memastikan peningkatan kapasitas tersebut bertemu dengan permintaan yang luas,” katanya.
Ia menjelaskan digitalisasi UMKM perlu diarahkan tidak sekadar untuk membuat usaha hadir secara daring, tetapi juga meningkatkan produktivitas. Pemanfaatan teknologi dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi produksi, mengelola keuangan dan persediaan, membaca kebutuhan konsumen, memanfaatkan data, hingga menciptakan inovasi.
Selain teknologi, kemitraan dengan usaha besar, BUMN, lembaga pembiayaan, distributor, pembeli, perguruan tinggi, dan mitra lainnya dinilai penting untuk membuka akses terhadap teknologi, pembiayaan, pengetahuan, standardisasi, hingga rantai pasok. Produk UMKM yang telah siap juga perlu dipertemukan dengan pasar yang tepat, mulai dari tingkat lokal, nasional, regional, hingga global.
“Jangan menunggu sampai pasar global datang kepada kita. Kita harus mempersiapkan diri, terus berjuang dan menjemput peluang tersebut,” ujarnya.
Baca juga: UMKM Mitra RRI Cirebon Ikuti Webinar RRI Fest 2026, Dorong Tembus Pasar Global
UMKM mitra RRI Cirebon juga turut mengikuti Webinar Nasional dalam rangkaian RRI Fest 2026. Ketua Panitia RRI Fest 2026 RRI Cirebon Ridwan Muhammad Rizki menyebut terdapat puluhan UMKM mitra RRI Cirebon yang mengikuti webinar tersebut.
Menurutnya, para pelaku UMKM menyambut antusias kegiatan karena materi yang diberikan setiap tahun dinilai relevan dengan kebutuhan pengembangan usaha. “Materi yang tiap tahunnya disampaikan dan diberikan oleh RRI kepada UMKM itu sangat mereka tunggu. Untuk yang sekarang, materi yang disampaikan itu terkait bagaimana caranya UMKM menuju pasar global,” katanya.
Webinar RRI Fest 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan bagi pelaku UMKM. Acara ini juga didorong agar para pelaku usaha mampu menerapkan ilmu yang didapat untuk mengembangkan bisnis serta memperluas jaringan pemasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....