Modal Minim Bukan Halangan Memulai Usaha Rumahan
- 31 Agt 2026 19:46 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Keterbatasan modal tidak harus menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memulai usaha rumahan. Keberanian mencoba, mengenali potensi diri, serta konsisten menjaga kualitas produk dinilai menjadi modal penting untuk mengembangkan usaha dari nol. Owner Pawon Bestiee, Besty Wellina, mengatakan dirinya memulai usaha dengan modal kurang dari Rp5 juta. Usaha tersebut berawal dari hobinya memasak, khususnya masakan Indonesia Timur dan nasi kebuli.
“Kalau menurut Ibu kalau uang itu penting Pak. Tapi yang paling penting itu adalah berani mencoba. Berani mencoba dan jangan takut gagal,” ujar Besty dalam program Beranda Astacita “UMKM Berbicara” RRI Cirebon, Senin 28 Agustus 2026.
Menurutnya calon pelaku usaha juga tidak perlu takut merasa malu ketika baru memulai. Sebab, kegagalan maupun kesalahan merupakan bagian dari proses belajar dalam membangun usaha.
Ia menilai, langkah pertama yang perlu dilakukan calon pengusaha adalah mengenali hal yang disukai dan menjadi keahliannya. Dari sana, hobi dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
“Kalau kita mau melangkah sesuatu itu kenali dulu kita tuh hobinya di mana? Apa yang menjadi hobi kita? Itu yang disenangi kita. Karena yang dari yang disenangi kita itu itulah yang bisa kita lakukan,” katanya.
Ia menceritakan, Pawon Bestiee awalnya hanya menerima pesanan dari lingkungan pertemanan setelah dirinya kembali dari Jakarta ke Cirebon pada 2020. Saat itu, ia masih menggunakan rumah ibunya sebagai tempat memasak dan belum berani membuka usaha secara mandiri.
Dorongan dari keluarga kemudian membuatnya lebih berani mengembangkan usahanya. Pada 2025, ia mulai mendaftarkan usahanya ke instansi terkait dan mengikuti berbagai pelatihan UMKM untuk meningkatkan kapasitas.
Selain keberanian, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas produk. Menurutnya, kepercayaan terhadap kualitas makanan menjadi alasan dirinya tidak terlalu khawatir ketika menawarkan produk kepada konsumen.
“Karena saya percaya dengan produk saya. Karena saya percaya dengan kualitas produk saya dan belum pernah orang yang memakan produk saya itu berkata produk saya tidak enak,” ujarnya.
Ia juga mendorong pelaku UMKM untuk memiliki orang-orang yang dapat memberikan motivasi dan kritik. Baginya, keluarga dan teman dapat menjadi sumber kekuatan sekaligus pengingat ketika usaha menghadapi tantangan.
Ia berharap masyarakat tidak terus menunggu memiliki modal besar untuk memulai usaha. Keterampilan, keberanian, kreativitas, dan kemauan belajar dapat menjadi modal awal untuk mengambil langkah pertama.
“Jangan takut membuat kesalahan, teruskan maju. Selama kita percaya sama Allah, selama kita percaya sama Rasul, insyaallah apapun jadi,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....