Media Sosial Perluas Jangkauan Pemasaran UMKM Kuliner

  • 21 Jun 2026 08:32 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu strategi efektif dalam memperluas pemasaran produk UMKM. Platform digital memungkinkan pelaku usaha menjangkau konsumen lebih luas tanpa harus memiliki toko fisik di lokasi strategis.

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola promosi dan penjualan produk kuliner. Konsumen kini lebih sering mengenal suatu produk melalui konten digital sebelum melakukan pembelian.

Owner Cireng Banjur Ambu Snack, Ambu Ikah, mengaku memanfaatkan media sosial sebagai sarana utama memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Menurutnya, promosi digital membantu mempertemukan penjual dan pembeli secara lebih cepat.

“Ada di TikTok, di TikTok Ambu Snack. Terus ada di IG Ambu Snack,” ujarnya.

Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai etalase produk, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi dengan pelanggan. Informasi produk, harga, hingga cara pemesanan dapat disampaikan secara langsung melalui platform digital.

Ambu Ikah menuturkan sejumlah pelanggan mengetahui produknya setelah melihat unggahan di media sosial. Setelah itu, konsumen biasanya menghubungi kontak yang tersedia untuk melakukan pemesanan.

“Kalau ditanya, ‘Aku tahu dari TikTok kayaknya,’ terus langsung COD beli gitu,” katanya.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa pemasaran digital telah menjadi kebutuhan penting bagi pelaku UMKM. Keberadaan media sosial mampu membantu usaha kecil bersaing dengan pelaku usaha yang lebih besar.

Dengan memanfaatkan teknologi digital secara optimal, UMKM kini dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan. Selain itu, inovasi ini juga membantu mereka dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen.

Selengkapnya dapat disaksikan melalui kanal YouTube RRI Cirebon : “Cerita di Balik Gurihnya Cireng Banjur Ambu” || Beranda Astacita "UMKM Berbicara"

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....