Festival Kue Bulan Perkuat Pengembangan Kawasan Pecinan Cirebon
- 19 Sep 2026 15:30 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah Kota Cirebon mengembangkan Kenduri Kue Bulan sebagai bagian dari kesinambungan pembangunan kawasan Pecinan yang terintegrasi. Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan peresmian Gapura Pecinan untuk memperkuat daya tarik wisata budaya di kawasan Winaon.
Kepala Bidang Kepariwisataan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Nopan Maradona Isahara, mengatakan Kenduri Kue Bulan merupakan bagian dari Pokok Pikiran (Pokir) Pak Handuru S.G. yang diamanatkan kepada Disbudpar. Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan lokal maupun internasional.
"Ini bagian dari Pokir Pak Handuru S.G. yang diamanatkan ke Disbudpar, sejalan dengan peresmian Gapura Pecinan, festival ini diharapkan menarik wisatawan lokal maupun internasional," ujarnya kepada RRI, Sabtu, 19 September 2026.
Baca juga: Gapura Pecinan Perkuat Identitas Kawasan Wisata Heritage Cirebon
Nopan menjelaskan, penyelenggaraan festival menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan berbagai potensi di kawasan Pecinan. Integrasi tersebut mencakup keberadaan kelompok sadar wisata atau Pokdarwis, kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta atraksi budaya.
Selain menjadi kegiatan pariwisata, Kenduri Kue Bulan juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda. Pesan mengenai kekeluargaan dan kebersamaan dinilai penting untuk terus dikenalkan melalui kegiatan budaya.
Terkait mitigasi cuaca dan potensi banjir di kawasan Winaon, Nopan mengatakan kondisi kawasan tersebut relatif aman. Meski demikian, Disbudpar tetap berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kecamatan, kelurahan, dan kepolisian untuk mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem sesuai standar operasional prosedur.
Ia menambahkan, kolaborasi peresmian Gapura Pecinan dan Festival Kue Bulan juga membawa pesan tentang keberagaman budaya di Kota Cirebon. Cirebon dinilai memiliki karakter kuat sebagai kota yang tumbuh melalui proses akulturasi berbagai budaya.
"Cirebon adalah kota yang luar biasa dengan akulturasi, kebinekaan bukan sekadar pembicaraan, tapi sudah dilaksanakan, kami tunggu kedatangan masyarakat dan wisatawan di Kota Cirebon," katanya.
Baca juga: Gapura Pecinan Jadi Penanda Kawasan Heritage dan Pemantik Wisata Cirebon
Kolaborasi kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kawasan Pecinan sebagai destinasi wisata yang memadukan sejarah, budaya, kuliner, dan aktivitas masyarakat. Pengembangan kawasan secara terintegrasi juga diarahkan agar memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan bagi masyarakat Cirebon.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....