Gapura Pecinan Perkuat Identitas Kawasan Wisata Heritage Cirebon

  • 19 Sep 2026 15:25 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Perubahan wajah kawasan Pecinan Kota Cirebon akibat pelebaran jalan membuat identitas kawasan tersebut semakin sulit dikenali. Kondisi itu menjadi salah satu alasan dibangunnya Gapura Pecinan sebagai penanda sekaligus penguat karakter kawasan bersejarah tersebut.

Kepala Bidang Kepariwisataan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Nopan Maradona Isahara, mengatakan keberadaan gapura dibutuhkan untuk menegaskan kembali identitas kawasan Pecinan. Menurutnya, nilai sejarah dan budaya yang masih berlangsung di kawasan tersebut perlu dikemas agar menjadi bagian dari daya tarik wisata.

"Kebutuhan menjadi penanda kawasan tersebut yang mendasari adanya Gapura Pecinan, karena setelah beberapa kali proses pelebaran jalan, bangunan aslinya agak sedikit berkurang dan dari situ kita tidak tahu kawasan ini kawasan apa," ujarnya kepada RRI, Sabtu, 19 September 2026.

Baca juga: Gapura Pecinan Jadi Penanda Kawasan Heritage dan Pemantik Wisata Cirebon

Nopan menyebut aktivitas sejarah dan budaya di kawasan Pecinan hingga kini masih berlangsung di tengah masyarakat. Aktivitas tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi atraksi wisata yang memperkuat karakter kawasan.

Ke depan, kawasan Pecinan diarahkan menjadi kawasan kuliner sekaligus ruang atraksi sosial dan budaya masyarakat Tionghoa. Budaya tersebut telah berasimilasi dan berakulturasi dengan masyarakat sekitar sehingga menghasilkan karakter budaya yang khas di Kota Cirebon.

Ia mengatakan potensi tersebut dapat menjadi daya tarik wisata karena mempertahankan unsur budaya yang telah berkembang sejak dahulu. Pengembangan kawasan juga diharapkan dapat membuat potensi lokal Cirebon terhubung dengan jaringan destinasi di kota-kota besar lainnya serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ada sisi pemasaran digital sebagai bagian dari ekonomi kreatif, termasuk konten kreator dan komunikasi visual," ucapnya.

Nopan menjelaskan, kawasan Pecinan saat ini juga mulai menjadi bagian dari rute walking tour atau city tour di Kota Cirebon. Sejumlah komunitas yang menggelar kegiatan tersebut biasanya mengunjungi kawasan Kota Tua atau BAT dan melanjutkan perjalanan ke kawasan Pecinan.

Di kawasan tersebut, wisatawan dapat menemukan berbagai narasumber yang berkaitan dengan batik, sejarah, hingga gastronomi. Kuliner yang berkembang juga mencerminkan perpaduan budaya Tionghoa dengan hasil akulturasi masyarakat Cirebon.

Berbagai kegiatan dan potensi wisata di kawasan Pecinan akan dipromosikan melalui media sosial Disbudpar Kota Cirebon. Promosi digital tersebut diarahkan untuk memperkenalkan sejarah, budaya, kuliner, serta berbagai aktivitas masyarakat sebagai bagian dari daya tarik wisata heritage Cirebon.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....