Gapura Pecinan Jadi Penanda Kawasan Heritage dan Pemantik Wisata Cirebon

  • 19 Sep 2026 15:20 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Kepala Bidang Kepariwisataan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Nopan Maradona Isahara, menyebut Gapura Pecinan di kawasan Winaon memiliki nilai strategis bagi pengembangan pariwisata heritage. Keberadaan gapura tersebut menjadi penanda kawasan sekaligus identitas gerbang masuk menuju kawasan wisata Pecinan di Kota Cirebon.

Menurut Nopan, gapura merupakan bagian penting dari sebuah kawasan wisata karena berfungsi sebagai penanda bagi wisatawan yang datang. Gapura Pecinan diharapkan menjadi pemantik munculnya berbagai kegiatan dan aktivitas wisata di kawasan tersebut.

"Gapura ini sebetulnya sudah menjadi bagian ikon dari satu kawasan ataupun identitas dari gerbang atau pintu masuk, karena kalau kita memasuki kawasan wisata identiknya ada penanda," ujar Nopan dalam program Obrolan Budaya, edisi Sabtu, 19 September 2026.

Ia menjelaskan, keberadaan Gapura Pecinan nantinya akan terintegrasi dengan sejumlah kawasan dan aktivitas wisata lainnya. Integrasi tersebut mencakup kawasan kuliner, kelompok sadar wisata, serta kawasan Pecinan yang memiliki aktivitas seni dan budaya.

Menurutnya, pengembangan kawasan secara terpadu diharapkan dapat memperkuat daya tarik wisata Kota Cirebon. Pemerintah Kota Cirebon juga diharapkan dapat mendorong semakin banyak wisatawan untuk berkunjung dan mengenal kawasan Pecinan.

"Ini akan menjadi salah satu pemantik kegiatan-kegiatan lainnya, aktivitas-aktivitas lainnya, dan nanti akan terintegrasi dengan satu kawasan lainnya menjadi kawasan kuliner, kelompok sadar wisata, kemudian kawasan Pecinan yang aktivitasnya berkaitan dengan seni dan budaya," ucapnya.

Nopan menambahkan, potensi kunjungan wisatawan juga terlihat dari tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan budaya di kawasan Pecinan. Salah satunya melalui Festival Kue Bulan yang menarik perhatian masyarakat dari luar Kota Cirebon.

Ia mengatakan, sejumlah masyarakat dari Jakarta bahkan telah menyampaikan keinginan untuk datang ke Cirebon berkaitan dengan Festival Kue Bulan. Minat tersebut juga terlihat melalui media sosial Disbudpar yang menunjukkan banyak masyarakat ingin mengetahui lebih jauh mengenai festival tersebut.

Pengembangan Gapura Pecinan bersama aktivitas kuliner, seni, budaya, dan Festival Kue Bulan diharapkan dapat memperkuat karakter kawasan sebagai destinasi wisata heritage. Upaya tersebut sekaligus membuka peluang bagi kawasan Pecinan untuk menjadi ruang aktivitas wisata dan budaya yang lebih hidup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....